Sabtu, 14 Desember 2019

Kereta Dalam Kota dan Kereta Cepat Kemungkinan Tidak Bisa Selesai Bersamaan

- 29 Oktober 2019, 14:33 WIB
ILUSTRASI kereta api.*/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Perkeretaapian Perkotaan Bandung Raya (PPBR) untuk mengkoneksikan Stasiun Tegal Luar atau akhir dari Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dengan beberapa wilayah kemungkinan tidak bisa berbarengan. Untuk diketahui, KCJB sendiri ditargetkan beroperasi 2021, sementara saat ini PPBR masih dalam proses studi kelayakan atau FS.

“Menurut timeline yang ada, mungkin kita tidak bisa mengejar bersamaan dengan selesainya KCJB karena FS belum jadi, belum lelang,” ujar kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Hery Antasari, Senin, 28 Oktober 2019.

Hery menuturkan, berdasarkan timeline yang  sudah direncanakan,  lelang akan digelar pada tahun depan (2020). Kemudian pemenang  pada akhir tahun tersebut sudah dapatkan, dan dilanjut dengan konstruksi selama dua tahun.

“Katakanlah dengan kecepatan luar biasa, 2022 atau 2023 jadi dengan syarat kondisi-kondisi terpenuhi semua termasuk dengan sama Bapenas terkait dengan kajian UMP (urban mobility plan),” ujar dia.

Dengan demikian, kata dia, pihaknya kemungkinan besar mengandalkan jalur kereta api yang dibangun PT KAI. Jalur kereta konvensional, ditambah pembenahan jalur darat.

“Kita membenahi angkutan darat berbasiskan bus maupun angkot yg ada di eksisting sekarang, yang ada didata ulang dan sebagainya, serta penataan jalan yang ada di Tegal Luar menghubungkan dengan jalan yang lebih besar,” tutur dia.

Hery menjelaskan, KCJB itu akan dikoneksikan ke pusat kota dengan dua cara, yaitu berbasiskan rel dan ada juga yang berbasiskan jalan. Yang berbasiskan rel itu sebelumnya gencar disebut LRT. Sementara itu, teknologi LRT belum tentu bisa diterapkan karena FS belum tuntas. Makanya,  pihaknya sementara ini menyebutnya dengan PPBR.

“PPBR itu kan ada tujuh koridor. Lima koridor yang antarkota berarti punya provinsi, dua koridor punya Kota Bandung berarti dikelola Kota Bandung. Tapi tujuh-tujuhnya berkaitan dengan PPBR. Dengan adanya KCJB di Tegal Luar ada beberapa koridor yang melewati dan juga menghubungkan pusat kota dengan Tegal Luar, di yang tujuh itu ada beberapa yang langsung berkaitan dan itu yang sedang kita garap sebagai konektivitas stasiun Tegal Luar dengan Bandung Raya melalui skema PPBR,” ucapnya.

Namun, kata dia, hal itu membutuhkan waktu yang tidak singkat. Pihaknya sendiri telah menanyakan ke Bapenas dalam rangka memproses, mengawal dan mempertanyakan sejauh mana percepatan yang telah dilakukan.


Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

X