Sabtu, 6 Juni 2020

Pembangunan Dam Dekat Kota Bandung Sangat Mendesak Dikerjakan

- 23 Oktober 2019, 16:01 WIB
ILUSTRASI air bersih.*/DOK PR

BANDUNG, (PR).- Pembangunan dam penampung air baru di dekat Kota Bandung sudah sangat medesak dikerjakan. Dibutuhkan kemauan politik yang kuat untuk mengeksekusi proyek yang sudah dikaji sejak lama ini.

Pakar Hidrologi Universitas Padjadajaran Bandung Chay Asdak menyatakan, krisis air bersih yang diderita warga Kota Bandung setiap kali musim kemarau tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Selain program jangka panjang berupa penghijauan kawasan hulu, pembangunan dam baru di lokasi dekat kota sudah sangat mendesak dilakukan.

“Mahalnya investasi tidak boleh jadi alasan. Pembangunan dam baru yang bisa menampung air hujan dalam jumlah cukup banyak ini harus direalisasikan. Semakin ditunda, semakin mahal biayanya,” tutur Chay, Selasa, 22 Oktober 2019 siang.

Menurut Chay, keberanian mengeksekusi proyek oleh pemerintah provinsi dan kota/kabupaten amat menentukan. Tanpa keberanian politik, ratusan ribu atau bahkan jutaan warga kota bakal terus tersandera oleh krisis air bersih di musim kemarau.

“Keberanian politik itulah yang akan membawa pemerintah pada solusi pembiayaan. Toh kajian sudah lama dibuat, tinggal dieksekusi,” ucapnya.

Sebelumnya Direktur Utama PDAM Tirta Wening Sonny Salimi mengonfirmasi gangguan pasokan air bersih yang berlangsung sejak September 2019 lalu. Gangguan serupa juga terjadi pada puncak kemarau tahun-tahun sebelumnya. Penyebab utama adalah anjloknya pasokan air baku dari situ Cileunca dan Cipanunjang yang berada di Kabupaten Bandung.

Sonny juga menyebut adanya kajian pembuatan dam penahan air baru di dekat Kota Bandung. Salah satu wilayah yang sudah dikaji adalah Baleendah. Untuk kawasan Gedebage, pemerintah dan PDAM belum melakukan kajian mendalam.

“Salah satu kendala utama pembangunan dam baru adalah besarnya investasi yang dibutuhkan,” tutur Sonny.

Selama ganggugan pasokan berlangsung, PDAM memberikan layanan bantuan air bersih. Warga dapat secara kolektif menghubungi PDAM dan meminta pasokan air bersih yang dikirimkan dengan truk tangki.

Halaman:

Editor: Endah Asih


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X