Jumat, 21 Februari 2020

Apartemen yang Disewakan di Bandung Akan Dikenai Pajak Indekos dan Hotel

- 23 Oktober 2019, 15:44 WIB
GEDUNG apartemen menjulang tinggi di belakang rumah penduduk di Kota Bandung.*/ADE BAYU INDRA/PR

BANDUNG, (PR).- Terdapat sejumlah kamar apartemen yang berfungsi sebagai indekos bahkan hotel saat momen tertentu seperti hari libur. Pemerintah Kota Bandung lantas berupaya mengejar pajak indekos atau hotel pada kamar apartemen tersebut guna menambahkan pendapatan kas daerah.

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kota Bandung Arief Prasetya seusai acara Tax Gathering di Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Selasa 22 Oktober 2019.

Pemberlakuan jenis pajak, ucap Arief, disesuaikan dengan penambahan fungsi kamar apartemen bersangkutan. Selama ini, Arief mengatakan, pajak untuk apartemen sebatas PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) dan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan).

"Untuk kamar apartemen yang disewakan dalam waktu relatif lama, terkena pajak indekos. Sementara itu, kamar apartemen yang disewa per hari, terkena pajak hotel," ucap Arief.

Pemberlakuan pajak tambahan bagi kamar apartemen yang berfungsi sebagai indekos dan hotel masih terkendala Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Dalam undang-undang tersebut, apartemen beroleh pengecualian sebagai sasaran pajak hotel.

Arief sudah menyampaikan kendala mengejar pajak indekos dan hotel pada apartemen kepada pemerintah pusat. Sepengetahuannya, pemerintah pusat sedang memperbarui undang-undang tersebut.

"Pajak transaksi daring termasuk dalam poin yang bakal diperbarui. Semoga, segera ada penyegaran seiring dengan periode kepemimpinan baru," ucap Arief.

Jumlah kamar apartemen dengan tambahan fungsi sebagaimana indekos atau hotel cukup banyak di Kota Bandung. Seandainya dapat terlaksana, menurut Arief, pajak indekos atau hotel pada kamar apartemen memiliki potensi lumayan besar.

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X