Selasa, 2 Juni 2020

Air Baku Terus Berkurang, PDAM Kelimpungan Pasok Air Bersih

- 22 Oktober 2019, 04:44 WIB
ILUSTRASI.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Warga Kota Bandung mengeluhkan gangguan pasokan air bersih yang terus berulang di setiap musim kemarau. Mereka menuntut pemerintah dan PDAM Tirta Wening Kota Bandung bekerja lebih keras meningkatkan mutu layanan, termasuk penjaminan ketersediaan air baku.

Gangguan pasokan air bersih sudah dirasakan warga sejak September 2019 lalu. Kucuran air bersih mengalami penggiliran. Memasuki Oktober 2019, kekurangan pasokan semakin terasa. Masalah yang terus berulang ini mulai mengganggu aktivitas keseharian warga.

Ade (53), warga Antapani, menyatakan, warga sebagai pelanggan PDAM menjadi pihak yang selalu ditekan untuk melakukan penghematan pemanfaatan air bersih. Namun pemerintah dan PDAM tidak juga menunjukkan keseriusan untuk memperbaiki layanan mereka.

“Diminta menghemat air, warga sudah melakukannya. Sekarang giliran kami menagih komitmen pemerintah dan PDAM. Masak gangguan pasokan seperti ini akan terus berulang  setiap tahun? Kerja lebih keras lagi dong,” tutur Ade, Senin 21 Oktober 2019.

Menurut Ade, pemerintah dan PDAM Tirta Wening harus berani melakukan inovasi sekaligus investasi jangka panjang. Perbaikan kawasan hulu sebagai daerah tangkapan hujan mutlak dilakukan, namun hal itu harus disertai juga terobosan-terobosan lain sebagai kerja jangka menengah. Salah satu peluang adalah pembangunan dam di lokasi yang tidak jauh dari Kota Bandung.

“Seingat saya, pernah ada rencana membangun dam baru yang lebih dekat dengan Kota Bandung. Saya pikir proyek ini bisa jadi salah satu alternatif. Investasinya pasti besar, tapi ya harus dilakukan kalau memikirkan masa depan warga kota,” katanya.

Keluhan tentang layanan PDAM juga sempat menyeruak dalam sesi tanya-jawab “Sosialisasi Penanganan Limbah Cair Domestik” yang diselenggarakan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Kamis 17 Oktober 2019 lalu. Satu dari ratusan perwakilan aparat kewilayahan yang hadir menyampaikan keluhan yang disampaikan warga mereka terkait gangguan layanan air bersih. Masalah yang terus berulang ini membuat mereka kerepotan karena menjadi sasaran kekesalan warga.

Direktur Air Limbah PDAM Tirta Wening Kota Bandung Novera Deliyasma yang menjadi salah satu narasumber mempersilakan warga atau aparat kewilayahan menghubungi PDAM untuk mengatur pengiriman air bersih secara kolektif. Deliyasma, yang saat ini merangkap sebagai pejabat sementara (Pjs.) Direktur Air Minum PDAM Tirta Wening juga mengajak semua yang hadir untuk berdoa agar hujan segera turun sehingga pasokan air baku kembali normal.

Kata terakhir di PDAM Tirta Wening menyebut volume air baku yang diolah di instalasi Badaksinga terus turun dalam tiga bulan terakhir. Saat ini volume air baku yang terolah anjlok mendekati 1.200 liter per detik, dari kapasitas maksimal 1900 liter per detik.

Halaman:

Editor: ella yuniaperdani


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X