Senin, 9 Desember 2019

Dalam Dua Pekan, Polres Bandung Amankan Puluhan Motor Curian

- 15 Oktober 2019, 14:57 WIB
Kapolres Bandung Ajun Komisaris Besar Indra Hermawan menyerahkan barang bukti sepeda motor yang diamankan kepada pemiliknya di Mapolres Bandung, Selasa 15 Oktober 2019.*/HANDRI HANDRIANSYAH/PR

SOREANG, (PR).- Dalam dua pekan, jajaran Kepolisian Resor (Polres) Bandung berhasil mengamankan sekitar 34 sepeda motor hasil curian. Puluhan barang bukti tersebut disita dari 9 tersangka yang juga sudah diringkus.

Kapolres Bandung Ajun Komisaris Besar Indra Hermawan mengakui, pengungkapan tersebut memang didasari oleh meningkatnya jumlah laporan kehilangan dalam dua pekan terakhir. "Memang angka kasus curanmor dua minggu terakhir cukup tinggi," ujarnya di Mapolres Bandung, Selasa 15 Oktober 2019.

Menurut Indra, sembilan tersangka yang diamankan adalah AG, AY, GF, H, S, T, IW, R dan W. Dalam menjalankan aksinya, setiap tersangka memiliki peran masing-masing.

"Ada lima tersangka yang berperan sebagai pemetik yaitu langsung mengambil sepeda motor korban di lokasi. Sementara itu dua orang berperan sebagai pengintai dan pemantau situasi dan dua lainnya sebagai penadah," kata Indra.

Jika merunut jumlah 34 lokasi kejadian, Indra menegaskan bahwa dalam sehari para tersangka bisa memetik sekitar 3-4 sepeda motor korban. TKP nya sendiri tersebar di wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung.

Modus para tersangka, kata Indra, adalah mengintai sepeda motor korban yang disimpan di luar rumah, pertokoan, area parkir dan lokasi lain. Tak hanya malam, mereka juga tak jarang beraksi pada sore dan siang hari.

Tak butuh waktu lama, tersangka bisa menjalankan aksinya hanya dalam lima menit. Mereka menggunakan peralatan seperti kunci astag dan letter T.

Sementara itu salah seorang korban, Rosi (45) mengaku sangat berterima kasih kepada jajaran Polres Bandung yang berhasil mengungkap kasus curanmor dan menemukan kembali sepeda motor miliknya. "Alhamdulillah sudah ketemu dan bisa saya bawa pulang kembali," ucapnya.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X