Pramuka Pengusaha Didorong Berkoperasi

- 10 Oktober 2019, 14:23 WIB
ANDALAN Bidang Usaha dan Kemandirian Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jabar, Hendri Hendarta, (berdiri), berbicara pada Pelatihan Lanjutan Kewirakoperasian Pramuka di Kwarda Gerakan Pramuka Jabar, Jalan Cikutra, Bandung, Kamis, 10 Oktober 2019.*/AI RIKA RACHMAWATI/PR

BANDUNG, (PR).- Pramuka pengusaha didorong untuk berkoperasi dan berkolaborasi guna meningkatkan daya saing. Dengan koperasi, mereka akan lebih kuat baik dari sisi permodalan maupun pemasaran.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua Bidang Usaha dan Kemandirian Gerakan Pramuka Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Barat, Mustopa Djamaludin, pada Pelatihan Lanjutan Kewirakoperasian Pramuka di Kwarda Gerakan Pramuka Jabar, Jalan Cikutra, Bandung, Kamis, 10 Oktober 2019. Menurut dia, saat ini, sejumlah pramuka pengusaha masih terkendala berbagai persoalan, termasuk keterbatasan permodalan.

"Daripada meminjam dana ke pihak lain, lebih baik pramuka pengusaha berkoperasi," ujar Mustopa yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jabar.

Ia mengatakan, dengan berkoperasi, mereka akan mendapatkan daya juang dan daya dukung yang lebih maksimal. Nilai tambah yang diperoleh dari setiap transaksi di koperasi juga akan kembali kepada anggota, bukan pihak ketiga. 

Ditambahkannya, berkoperasi bukan hanya bisa menyelesaikan persoalan permodalan. Anggota koperasi juga bisa mendapatkan bantuan untuk membuka akses pemasaran yang lebih luas dan akses bahan baku dengan harga yang lebih kompetitif.

loading...

Pengusaha perlu waktu dan adopsi teknologi

Sementara itu, Andalan Bidang Usaha dan Kemandirian Gerakan Pramuka Kwarda Jabar, Hendri Hendarta, mengatakan, ia berharap agar pramuka pengusaha jangan lelah berinovasi dan berkreasi. Banyak produk pramuka pengusaha yang potensial untuk menjadi unggulan Jabar.

Hanya saja, menurut dia, beberapa di antaranya masih memerlukan waktu untuk bisa menembus pasar yang lebih luas. Namun, tidak menutup kemungkinan, ke depan, produk pramuka pengusaha bisa ditemukan dengan mudah di jaringan ritel ternama.

"Sekarang sudah banyak kreasi-kreasi baru yang kreatif dan inovatif dari pramuka pengusaha. Tinggal bagaimana respon pasar dan kemampuan pengusaha dalam mempertahankan kualitas produk dan meningkatkan kapasitas produksi," ujarnya.

Halaman:

Editor: Vebertina Manihuruk


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X