Minggu, 23 Februari 2020

Ada Sedimentasi di Hampir Seluruh Sungai dan Anak Sungai di Kota Bandung

- 10 Oktober 2019, 08:39 WIB
ILUSTRASI sedimen sungai.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

BANDUNG, (PR).- Sedimentasi ada di hampir seluruh sungai beserta sungai">anak sungai di wilayah Kota Bandung. Terdapat 46 sungai beserta sungai">anak sungai yang berada di kota Bandung.

Sedimentasi berasal dari material air larian (run off) kawasan hulu yang mengalir ke saluran (air) permukaan. Daerah tangkapan air (catchment area) tak berfungsi baik karena berkondisi kritis, perlu penghijauan.

Demikian pernyataan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung Didi Ruswandi seusai gerakan Mapag Hujan, Maraton Bebersih Susukan dan Walungan di sekitar aliran Sungai Cinambo, Jalan Soekarno Hatta, Rabu, 9 Oktober 2019. 

Didi mencontohkan, tebal sedimentasi di Sungai Cinambo mencapai sekitar satu meter. Sebagian besar catchment area Sungai Cinambo berada di wilayah Kabupaten Bandung.

Dalam rangka mengurangi tingkat sedimentasi Sungai Cinambo, Pemkot Bandung telah, dan bakal terus melakukan penghijauan di catcment area yang berada dalam wilayah Kota Bandung, seperti Cisurupan.

Kemungkinan air dari Sungai berikut sungai">anak sungai Cinambo meluap, ucap Didi, cukup tinggi. Sungai beserta sungai">anak sungai Cipamulihan, Citepus, dan Cibereum juga memiliki tingkat kerawanan meluap cukup tinggi.

Upaya pengerukan sedimentasi

Gerakan Mapag Hujan memuat upaya mengeruk sedimentasi beserta membersihkan sampah yang terdapat di sungai, sungai">anak sungai, drainase (permukiman, dan jalan). Personel dari Dinas Pekerjaan Umum, Organisasi Perangkat Daerah lain yang memiliki tugas menangani kebersihan, aparatur kewilayahan, komunitas, juga kalangan masyarakat umum mengikuti gerakan membersihkan sungai, sungai">anak sungai, serta drainase.

Gerakan yang berlangsung 9-31 Oktober 2019 itu merupakan langkah jangka pendek, bertujuan meminimalisasi kemungkinan banjir dengan mengoptimalkan fungsi tiap-tiap sungai, anak, sungai, drainase.

Perihal langkah jangka panjang penanggulangan banjir beserta konservasi air, Didi menyebutkan, berupa program penghijauan di catcment area, dan pembuatan resapan air di tiap-tiap lahan (termasuk lahan yang terisi bangunan). Tengah ada upaya penanaman pohon, prakarsa dari kalangan komunitas sepeda guna memulihkan fungsi catchment area di Pasirluhur.

"Kami berupaya mencari bibit tanaman ke Organisasi Perangkat Daerah lain di lingkungan Pemkot Bandung, dan instansi eksternal," ucap Didi.

Gerakan sepuluh drumpori

Sementara itu, bagian bentuk program resapan air tertera dalam pencanangan gerakan sepuluh drumpori pada tiap-tiap RW di Kota Bandung pada 2020. Tiap-tiap RW bisa memanfaatkan dana Program Inovasi Pemberdayaan Pembangunan Kewilayahan (PIPPK).

Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X