Kebakaran di Kawah Putih Masih Tersisa 20 Persen

- 8 Oktober 2019, 17:44 WIB
ASAP tebal yang berasal dari sejumlah titik api membumbung melalui sela-sela pohon yang mulai terbakar saat terjadi kebakaran hutan di kawasan wisata alam Kawah Putih, Ciwidey, Kabupaten Bandung, Selasa, 8 Oktober 2019. Kurangnya pasokan air serta lokasi yang curam dan sulit dijangkau menjadi kendala bagi petugas saat proses pemadaman.*/ADE MAMAD/PR

SOREANG, (PR).- Kapolres Bandung Ajun Komisaris Besar Polisi ‎Indra Hermawan menyatakan hingga pukul 14.15 WIB, Selasa, 8 Oktober 2019, kebakaran di kawasan hutan dan lahan di Kawah Putih, Kabupaten Bandung, masih tersisa 20 persen. Anggota gabungan di lapangan pun sudah membuatkan jalur ilaran dan sekat bakar untuk menanggulangi meluasnya api.

"Luas yg terbakar kurang lebih 15 hektare diperkirakan akan bertambah 5 hektare dikarenakan serasah yang tebal, lokasi yg curam dan berbatu, sulit dijangkau dan berbahaya," katanya, Selasa, 8 Oktober 2019.

Menurut Indra, pengamatan karhutla di lokasi terbagi menjadi tiga titik, yaitu ‎di Pos Sunan Ibu, lalu di Pos Cipanganten dan Pos Sunan Rama. "Pos Sunan Ibu sudah padam, Cipanganten api sudah terlokalisir dan Pos Sunan Rama sisa asap mengepul mencapai 20 persen," katanya.

‎Sementara itu, anggota yang diterjunkan kata Indra, TNI sebanyak 50 orang, Polri 90 orang, Perhutani 85 orang, BKSDA 5 orang, MDH 25 orang, Pokmas 50 orang, BPBD 4 orang, dan Damkar 25 orang. 

"Dari KSB desa panundaan pun ada yang datang untuk evakuasi berjumlah 30 orang. Termasuk petugas Kecamatan Rancabali sebanyak 10 orang, Pol PP 7 orang dan LMDH 8 orang. totalnya ada 389 orang petugas dan relawan di lokasi kebakaran," katanya.

Mengatasi kebaran hutan pun dilaksanakan mulanya dengan cara sederhana, yaitu menggunakan mesin ruput, gergaji mesin dan cangkul. Selain itu digunakan juga parang, arit dan ranting-ranting tajam. 

"Saat ini sedang dilakukan pemadaman dan pendinginan oleh Tim Damkar, menggunakan selang 350 Meter. Semetara cuaca saat ini hujan di Kawah Putih," katanya.‎***

Editor: Endah Asih


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X