Kamis, 12 Desember 2019

Patroli Satgas Citarum Harum Dilakukan Siang dan Malam Hari

- 6 Oktober 2019, 05:14 WIB
SATGAS Citarum Harum melakukan patroli memantau sejumlah pabrik tekstil di kawasan Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Sabtu 5 Oktober 2019.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA

SOREANG, (PR).- Komandan Sektor 4 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf. Kustomo Tiyoso, bersama Komandan Kompi (Danki) Sektor 4 Letda Arh. Dwi Iswantoro bersama anggota TNI lainnya melakukan patroli memantau sejumlah pabrik tekstil di kawasan Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung, Sabtu 5 Oktober 2019. 

Patroli pun menggunakan trail dan unit kendaraan roda dua lainnya. Mengendarai roda dua untuk memudahkan pergerakan dan kegiatan patroli dari satu pabrik tekstil ke pabrik tekstil lainnya. 

Selama melakukan patroli tersebut, Satgas Citarum Harum kembali mendatangi pabrik tekstil CV Kota Sandang di Jalan Pelangi Desa Sukamukti Kecamatan Majalaya. 

Di pabrik tersebut, Kustomo bersama Dwi langsung melihat saluran limbah cair yang sempat ditutup Satgas Citarum Harum kemudian dibuka oleh pihak perusahaan dengan alasan sempat banjir di lokasi instalasi pengolahan air limbah (IPAL). Pascapenutupan itu, pihak perusahaan tersebut dikabarkan sedang membangun IPAL baru. Bahkan ada bagian air limbah di lokasi lama yang disalurkan melalui pipanisasi ke bangunan IPAL baru, meski IPAL-nya sempat mengalami kerusakan. 

Dalam proses pengawasan Satgas Citarum Harum, perusahaan tersebut ketahuan membuang limbah cair yang diduga mengandung bahan kimia dari proses operasional mesin tekstil dengan menggunakan benang kanji. Dalam operasional mesin tekstil itu juga menggunakan air panas sehingga menghasilkan air limbah cair yang mengandung bahan kimia.

Kustomo pun langsung memerintahkan Anggota Satgas Citarum Harum menghubungi pihak perusahaan CV Kota Sandang untuk menghentikan operasional, sebelum memperbaiki IPAL. Karena sebelumnya, pihak perusahaan diduga kurang kooperatif terkait upaya memperbaiki IPAL.

Saat itu, pihak perusahaan langsung menghentikan operasional. Saat Kustomo mendatangi CV Kota Sandang, mesin tekstil sudah berhenti dan ia menyarankan pihak perusahaan memperbaiki IPAL. 

"Membongkar penutup saluran limbah, yang pernah kita tutup dan dibongkar perusahaan itu pidana. Kita tak main-main dalam penanganan Sungai Citarum. Lebih baik perusahaan menghentikan dulu operasional, sebelum memperbaiki IPAL-nya," katanya. 

Setelah memantau operasional CV Kota Sandang, Satgas Citarum Harum menuju ke PT Bagus Jaya di Jalan Raya Laswi Desa Padaulun Kecamatan Majalaya, karena sebelumnya Satgas Citarum Harum menemukan ada  limbah cair yang mengalir ke Sungai Cipadaulun. 


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X