Senin, 9 Desember 2019

Usulan formasi CPNS dan P3K Telah Divalidasi, Pemkot Cimahi Tunggu Kepastian Pelaksanaan Seleksi

- 23 September 2019, 20:54 WIB
ILUSTRASI Aparatur Sipil Negara (ASN).*/DOK. PR

CIMAHI, (PR).- Pemerintah Kota Cimahi menerima validasi atas usulan 100 formasi untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahun 2019. Informasi soal pelaksanaan seleksi masih menunggu kepastian dari Kemenpan RB (Kementerian Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

"Untuk sementara kita masih menunggu informasi seleksi CPNS dan P3K," ujar Kepala Badan Pengelola Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia Daerah (BPKSDM) Kota Cimahi Ahmad Saefulloh, Senin, 23 September 2019.

BPKSDMD Kota Cimahi mengaku sudah menyampaikan syarat yang diminta pemerintah pusat untuk pengajuan usulan formasi CPNS. Usulan 100 formasi terbagi ke dalam dua seleksi sesuai ketentuan dari pemerintah pusat yaitu 30 persen dan 70 persen untuk formasi P3K.

"Formasi itu untuk kebutuhan tenaga guru, tenaga kesehatan dan tenaga perancang undang-undang. Kuotanya sudah divalidasi, sudah disetujui pusat. Tinggal pelaksanaan," terangnya.

Ahmad memperkirakan, pelaksanaan seleksi CPNS dan P3K akan dilaksanakan setelah pelantikan kabinet baru dibawah komando Presiden dan Wakil Presiden RI terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo-Mar'ruf Amin. "Mungkin menunggu pergantian kabinet setelah pelantikan presiden," tuturnya.

Sementara itu, BKSDMD Kota Cimahi menyiapkan konsep pengembangan sumber daya manusia (SDM) berbasis regulasi managemen talenta atau kemampuan. Pengkualifikasian SDM diharapkan mempermudah penempatan ASN sesuai kompetensi sehingga bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala BKSDMD Kota Cimahi Ahmad Saefulloh mengatakan, SOP manajemen talenta tengah disiapkan dan disinkronkan dengan sistem informasi pengembangan sumber daya manusia kepangkatan dan jabatan lewat aplikasi Si Bang Jaka. "Kita akan menghimpun pegawai Pemkot Cimahi sesuai talenta, yakni kompetisi, kualifikasi, kinerja dan kedisplinan lewat sistem terpadu," ujarnya.

Ketika ada keperluan rotasi, mutasi, promosi pihaknya tinggal memanfaatkan data pada sistem sesuai talenta yang dibutuhkan. Pada aplikasi Si Bang Jaka, juga akan muncul catatan sekunder yang bisa didapatkan dari masukan jurnalis, LSM, masyarakat tentang pegawai tersebut.

Keberadaan Si Bang Jaka juga sebagai tantangan untuk mengoptimalkan fungsi Mall Pelayanan Publik (MPP). "Kita sedang membangun subinfrastruktur pelayanan ideal, terutama pegawai yang akan melakukan pelayanan. Sehingga perlu penyeleksian," katanya.


Halaman:

Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X