Jumat, 5 Juni 2020

Kunjungan Kerja Terlalu Padat, Pengamat: Anggota Dewan Baru Harus Tinjau Ulang

- 28 Agustus 2019, 09:15 WIB
ILUSTRASI rencana pelantikan anggota DPRD.*/ANTARA

CIMAHI, (PR).- Kegiatan kunjungan kerja (kunker) jajaran DPRD Kota Cimahi periode 2014-2019 yang padat disorot banyak pihak. Usai dilantik, jajaran DPRD Kota Cimahi periode 2019-2024 diminta tancap gas sesuai fungsi dewan, termasuk diimbau mengurangi kegiatan kunker dengan mengutamakan efisiensi-efektifitas kerja untuk mendukung pembangunan Kota Cimahi.

Pengamat politik Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Arlan Siddha mengatakan hal itu, Selasa, 27 Agustus 2019.

"Jajaran legislator Kota Cimahi yang baru agar meninjau ulang kegiatan kunker yang sering dilakukan. Opini miring dari masyarakat Kota Cimahi muncul, soal jadwal kunker DPRD yang sangat padat," katanya.

Hal yang paling mencolok terutama gedung DPRD nyaris kosong akibat ditinggal kunker. "Diupayakan agar kunker betul-betul dipilah, dikurangi frekuensinya, dan implikasinya bisa dirasakan untuk kemajuan pembangunan Kota Cimahi," ucapnya. 

Pada prinsipnya, lanjut Arlan, anggota dewan yang baru dilantik perlu menunjukkan eksistensinya sesuai tugas pokok fungsi sebagai legislatif, anggaran, dan pengawasan kinerja pemerintahan. "Mereka harus hadir di tengah kebuntuan masyarakat dalam persoalan yang ada terutama yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat,  perjuangkan dengan sungguh-sungguh karena mereka mewakili rakyat Kota Cimahi," tuturnya.

Jelang pensiun, anggota DPRD Kota Cimahi periode 2014-2019 bahkan sempat kunker ke Kab. Brebes. Mereka yang berangkat terutama yang tergabung dalam Badan Anggaran (Banggar) ditambah unsur pimpinan.

Mereka mengadakan perjalanan sejak Kamis. 22 Agustus 2019 dan kembali ke Kota Cimahi pada Sabtu, 24 Agustus 2019. Kemudian pada Senin, 26 Agustus 2019, mereka pensiun dan digantikan oleh anggota DPRD Kota Cimahi periode 2019-2024.

Informasi yang didapat, tujuan kunker ke Kabupaten Brebes di akhir masa jabatan tersebut untuk mengkomparasikan tentang APBD-Perubahan anggaran perubahan di Kota Cimahi dengan daerah tujuan. 

Rasionalisasi anggaran

Sebelumnya, Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna mengatakan rasionalisasi anggaran membuat struktur APBD Kota Cimahi 2019 menyusut di APBD-Perubahan Kota Cimahi 2019. "Semua bidang alami rasionalisasi anggaran," ujarnya.

Halaman:

Editor: Endah Asih


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X