Jumat, 13 Desember 2019

Ratusan Pemuda Bergabung dengan GP Ansor Kota Bandung

- 26 Agustus 2019, 05:10 WIB
PELATIHAN Kepemimpinan Dasar Gerakan Pemuda Ansor Kota Bandung/ERWIN KUSTIMAN/PR

BANDUNG, (PR).- Ratusan pemuda dari berbagai kalangan bergabung ke dalam Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kota Bandung. Mereka secara resmi mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) sebagai gerbang masuk organisasi yang dipimpin Aa Abdul Rozak itu.

Ketua Panitia PKD Ansor Kota Bandung Irwan Khadafi menyampaikan, peserta PKD Ansor Kota Bandung mencepai 164 peserta. Mereka terbagi ke dalam dua zona yaitu zona tengah 94 orang. Sementara di zona timur, sampai hari ini sudah terdapat 70 orang yang mendaftarkan diri.

"PKD zona tengah di Kantor NU Kota Bandung diikuti 94 peserta. Minggu depan, PKD zona timur di Pesantren Sukamiskin, sudah ada 70 orang yang registrasi," kata Irwan Khadafi di Bandung, Minggu 25 Agustus 2019.

PKD Ansor Kota Bandung tidak hanya diikuti pemuda dari Kota Bandung. Peserta terjauh datang dari Cilacap. Akrimna Fuad, peserta PKD dari Cilacap mengatakan, niatnya mengikuti PKD di Kota Bandung adalah untuk mencari pengalaman dan teman baru. Selain itu, dia tertarik dengan iklim organisasi kepemudaan di Kota Bandung yang begitu menggeliat.

“Di Bandung iklim kekeluargaannya begitu kental. Materi pelatihannya juga bagus-bagus,” ujar Fuad.

Ketua GP Ansor Kota Bandung Aa Abdul Rozak, saat melantik anggota baru menyampaikan, kaderisasi merupakan napas organisasi. Sehingga, proses kaderisasi harus terus berjalan dengan pendekatan yang lebih kekinian.

“Tidak ada proses kaderisasi yang mudah. Semua harus ditempa agar menjadi kader Ansor yang militan dan berkualitas,” ujarnya.

Aa Abdul Rozak berpesan agar kader yang telah dilantik terus aktif di organisasi Ansor maupun banom NU yang lain, di tingkat ranting hingga tingkat cabang. Selain itu mereka harus terjun dan memberikan kemanfaatan kepada masyarakat. Selain nilai-nilai keislaman, PKD Ansor Kota Bandung membekali peserta dengan wawasan kebangsaan, kepemimpinan, dan kemediaan.***



Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X