Rabu, 19 Februari 2020

Kabupaten Bandung Punya Pabrik Pengolahan Cokelat Baru, Serap Produk Pertanian Warga

- 23 Agustus 2019, 21:23 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi para petinggi perusahaan meninjau mesin pembuat cokelat saat peresmian pabrik baru Barry Callebaut dan Garudafood di Jalan Raya Rancaekek, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jumat 23 Agustus 2019.*/ADE MAMAD/PR

SOREANG, (PR).- Sekira 42 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jawa Barat disumbangkan industri pangan. Oleh karena itu, Pemprov Jabar akan terus memberi dukungan terhadap investasi di bidang tersebut pada masa mendatang.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, bonus demografi berupa jumlah penduduk yang besar merupakan modal bagi perkembangan industri pangan Jabar.

"Jumlah penduduk yang besar merupakan potensi pasar sekaligus sumber daya manusia yang bisa menjadi pendukung," ujarnya seusai meresmikan pabrik cokelat Barry Callebaut di wilayah perbatasan Kecamatan Cimanggun Kabupaten Sumedang-Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, Jumat 23 Agustus 2019.

Selain itu, kata Ridwan Kamil, Jabar juga memiliki dukungan alam berupa tanah yang subur. Hal itu merupakan potensi besar untuk memasok hasil alam yang bisa dijadikan bahan baku industri pangan.

Ridwan Kamil mencontohkan Kabupaten Sumedang yang saat ini memiliki pertanian kacang-kacangan. Hasil panen para petani di sana nantinya bisa dipasok ke industri makanan termasuk pabrik cokelat Barry Callebaut.

Menurut Ridwan Kamil, kacang-kacangan hasil panen para petani Sumedang memiliki kualitas yang layak jadi bahan baku industri pangan. Terlebih, para petani di daerah itu sudah menerapkan teknologi canggih termasuk pengawasan menggunakan pesawat mini nirawak.

"Petani di Kabupaten Sumedang sudah menerapkan Revolusi Industri 4.0. Ini akan menjadi bahan evaluasi dalam 5 tahun ke depan agar semua pertanian di Jabar lebih modern,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X