Senin, 30 Maret 2020

Indag Jawa Barat Temukan Besi Beton Tidak Sesuai Spesifikasi SNI di Kabupaten Bandung

- 14 Agustus 2019, 18:02 WIB
TIM Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Jawa Barat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah penjual besi beton di Kecamatan Soreang dan Cangkuang, Rabu, 14 Agustus 2019.*/HANDRI HANDRIANSYAH/PR

"Sejauh ini tidak ada konsumen yang mengeluh, sehingga kami tidak tahu kalau ternyata tidak sesuai yang tertulis di produk. Yang kami tahu pokoknya hanya diperbolehkan menerima yang memiliki label SNI. Setelah tahu begini saya akan lapor ke distributor untuk mengembalikannya," kata David.

Hal serupa diungkapkan oleh pedagang Kecamatan Cangkuang, Aceng (45) yang mengaku juga pernah didatangi aparat kepolisian sebelum didatangi tim dari Indag Jabar. "Gara-gara besi beton yang tidak sesuai standar SNI, toko saya pernah ditutup sampai sekitar sebulan untuk kepentingan penyelidikan," ujarnya.

Aceng mengaku hal itu cukup merugikan karena dalam sebulan tersebut ia tak mendapatkan penghasilan sama sekali. Bahkan setelah tokonya kembali buka pun, ia kehilangan banyak langganan yang lari ke toko lain.

"Padahal sebenarnya barang seperti itu juga dijual di toko lain, karena dulu saya jual yang sesuai standar harganya mahal jadi konsumen lari ke toko lain. Kalau memang aturan harus ditegakan saya akan ikuti, tetapi harus diterapkan untuk semua. Jangan sampai ada satu toko pun yang menjual besi beton yang tak sesuai standar," tutur Aceng.***

Halaman:

Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X