Jumat, 13 Desember 2019

Kuburan Tentara Nazi, Jadi Destinasi Wisata Baru di Jabar

- 14 Agustus 2019, 14:12 WIB
KEPALA Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik.*/ANTHIKA ASMARA/GALAMEDIA

BANDUNG, (PR).- Provinsi Jawa Barat siapkan destinasi baru untuk menggaet wisata mancanegara dari Eropa dengan wahana wisata kereta api bersejarah. 

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik mengatakan, lewat event 'Smiling West Java Historical Railway Tour' yang berlangsung pada 21-22 Agustus 2019, Disparbud ingin mempopulerkan wisata baru. Event ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-74 Provinsi Jawa Barat.

"Tujuannya adalah mengenalkan jejak sejarah di Jabar. Mengingat, perkembangan kereta api di Indonesia tak lepas dari kolonialisme, juga untuk melestarikan sejarah perkeretaapian di Jabar," kata Dedi, Rabu 14 Agustus 2019 di Bandung. 

Menurut Dedi, pada zaman kolonialisme, kereta api dimanfaatkan sebagai alat transportasi pembangunan infrastruktur dan mobilisasi pejabat pemerintahan Belanda. Bahkan, hingga saat ini jalur, hingga stasiun peninggalan pemerintahan Belanda masih berfungsi.

"Kita ingin peninggalan sejarah ini tidak hanya menjadi edukasi saja tapi juga destinasi wisata ke depannya," ucap Dedi.

Dedi menuturkan 'Smiling West Java Historical Railway Tour' menjadi cara menggambarkan dan menggali potensi yang bisa dikembangkan dari perkeretaapian. Terutama jalur kereta api Kota/Kabupaten Bogor, Kota/Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur.

Dedi mencontohkan, gambaran peninggalan zaman kolonialisme yang masih eksis di antaranya Stasiun Bogor. Menurut beberapa ahli, Stasiun Bogor terbilang mewah dengan dua tingkat karena diperuntukkan khusus untuk jenderal Belanda. 

"Kita hampir tidak mengetahui masa kolonial perang dunia ke-2, ternyata Nazi Jerman masuk ke Jabar. Di antaranya ke kawasan Lido (perbatasan Bogor-Sukabumi) dan Cisaat terdapat kuburan tentara ex Nazi," ucapnya.

Dalam tur ini direncanakan akan melewati terowongan Lampegan. Di sana, pejabat yang akan diundang seperti Gubernur Jabar, Dubes Jerman, Inggris dan Belanda akan disuguhi pemandangan alam yang indah, seperti kebun teh atau kawasan Gunung Padang.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X