Senin, 16 Desember 2019

Kakek Dua Cucu Baru Saja Keluar Lapas, Harus Masuk Lagi karena Kembali Mencuri

- 13 Agustus 2019, 18:53 WIB
KAPOLSEKTA Kiaracondong, Komisaris Polisi Asep Saepudin saat memperlihatkan barang bukti pecah kaca yang dilakukan oleh IN (61) di Mapolsekta Kiaracondong, Kota Bandung pada Selasa 12 Agustus 2019.*/MUHAMMAD IQBAL MAULUD/PR

BANDUNG, (PR).- Baru saja keluar dari penjara atas kasus pencurian dengan kekerasan, kakek berusia 61 tahun melakukan perbuatan yang serupa. Akibatnya kakek tersebut kini harus mendekam selama beberapa tahun di tahanan Polsekta Kiaracondong.

Namun sisi baiknya di tahanan itu, IN (61)  kakek yang sudah memiliki cucu dua orang itu kini lebih mendekatkan diri secara religius. Dia pun berjanji‎ tak akan pernah melakukan kesalahan yang sama lagi setelah dia bebas nanti.

"Saya waktu itu khilaf karena ibu saya yang sudah tua alami sakit parah. Saya panik dan akhirnya mencuri tas yang berada di dalam mobil, tapi saya ketahuan warga dan panik juga sehingga menusuk yang memergoki saya menggunakan obeng," kata IN di Mapolsekta Kiaracondong, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung pada Selasa 13 Agustus 2019.

Tak lama kemudian IN pun ditangkap oleh warga, Aris Sulaeman. Aris pun akhirnya melaporkan hal ini ke kepolisian. Kebetulan ada petugas kepolisian yang sedang berpatroli.‎ Tepatnya di Jalan Babakan Surabaya, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung pada Senin 8 Juli 2019 lalu.

Tas yang telah dicuri oleh IN ternyata bukan berisikan laptop yang diharapkan. Meski tas tersebut adalah merupakan tas laptop besar. Isi dari tas laptop tersebut adalah sarung dan sejadah. "Mungkin karena isinya tas dan sejadah‎, saya kini masuk penjara dan akhirnya mendapatkan hidayah. Saya jadi rajin salat 5 waktu dan membaca Alquran, bahkan dalam 20 hari, saya kini sudah mengkhatamkan Alquran, yang sebelumnya saya belum pernah," ucapnya.

Kapolsekta Kiaracondong, Komisaris Polisi Asep Saepudin mengatakan ‎tersangka ini sebelumnya sudah ditahan atas kasus pecah kaca. Bahkan IN pun baru beberapa hari saja keluar dari tahanan. "Kasusnya pun sebelumnya adalah 365 nah sekarang melakukan lagi," kata Asep didampingi oleh Kanitreskrim Ajun Komisaris Iman Zarkasih.

Akibat perbuatannya tersebut IN dijerat pasal 365 KUH Pidana dengan ancaman 7 tahun. "Padahal setelah keluar tersangka itu sempat berdagang di Sumedang. Dia berjualan pakaian di pasar, namun karena terpaksa, tersangka melakukan hal yang serupa," ucapnya.

Selama di tahanan lanjut Asep, IN kini terus dibimbing untuk melakukan hal yang religius. Hal ini tentunya dikarenakan usianya yang sudah tak muda lagi. "Kasian kan nanti cucu-cucunya malu jika kakeknya kini ada di penjara," ujarnya.

Sementara barang bukti yang diamankan adalah berupa tas selendang merk swisswin, lalu satu buah charger vape warna hitam, satu buah ‎sarung berwarna coklat. Selain itu diamankan juga satu buah sajadah warna biru, obeng warna kuning dan pecahan kaca.


Halaman:

Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

X