Rabu, 19 Februari 2020

Puluhan Sopir Ambulans Bentuk Forum Komunikasi 

- 11 Agustus 2019, 15:26 WIB
PARA sopir ambulans yang tersebar di Kecamatan Majalaya, Ibun, Paseh, dan Kecamatan Solokanjeruk membentuk forum komunikasi.*/ENGKOS KOSASAIH/GALAMEDIA

SOREANG, (PR).- Para sopir ambulans yang tersebar di Kecamatan Majalaya, Ibun, Paseh, dan Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung ini melakukan hal yang tak biasa dalam aktivitas sosialnya, Minggu 11 Agustus 2019. Sejak Selasa 6 Agustus 2019, sekitar 35 sopir ambulan yang hadir berikut dengan armadanya, membentuk sebuah wadah berupa Forum Komunikasi Driver Ambulans/Pelayanan Masyarakat. 

Dalam pembentukan forum ini pula melibatkan Yayasan HTD (H.Tedi Darmawan) Peduli, sebagai pembina sekaligus donatur dalam pembentukan komunitas sosial tersebut. Dengan harapan, hadirnya yayasan ini dapat mengayomi dan mendorong jiwa sosial melalui jalinan silaturahmi di antara puluhan sopir ambulan tersebut. 

Koordinator Forum Komunikasi Driver Ambulans, Joni mengatakan, dibentuknya forum ini merupakan yang pertama di wilayah daerah pemilihan (DP) V Kabupaten Bandung tersebut. 

"Intinya, dibentuk forum komunikasi ini untuk menjalin silaturahmi di antara sesama sopir ambulans yang selama ini fokus pada kegiatan sosial dan kemanusiaan," kata Joni  di Majalaya, Minggu (11/8/2019).

Selain untuk mempererat silaturahmi, imbuh Joni, untuk menjalin kerja sama antara sesama para sopir ambulans. "Di saat ada pasien atau warga yang membutuhkan bantuan armada ambulans, bisa saling komunikasi. Misalnya, ada pasien yang terdekat dengan posisi ambulan bisa langsung membantunya," katanya. 

Begitu juga, kata Joni yang merupakan sopir ambulans Masjid Agung Majalaya ini, di saat ada dua pasien yang membutuhkan ambulans dengan tujuan yang berbeda, maka dua sopir armada ambulans harus bisa saling komunikasi. 
"Dengan harapan dua pasien yang membutuhkan pelayanan ambulans di daerah yang sama, bisa terlayani dengan baik," harapnya. 

Tak hanya itu, kata Joni, pentingnya ada forum komunikasi ini, masing-masing sopir ambulans bisa mengantisipasi ketika ada armada ambulan yang tak bisa beroperasi karena mengalami kerusakan dan perlu penggantian suku cadang. 
"Maka, sopir ambulans lainnya harus segera mengantisipasi dan membantu pasien yang membutuhkan mobil ambulans," ujarnya. 

Menurutnya, mobil ambulans yang mengalami kerusakan atau perlu penanganan khusus pun, anggota forum komunikasi ini akan sama-sama membantu dan sabilulungan untuk memperbaiki mobil ambulans tersebut. 

"Salah satunya nanti ada penyokong dana dari donatur untuk membantu memperbaiki mobil ambulans. Selain kita juga sebagai anggota forum komunikasi akan membantunya," jelasnya. 

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X