BPJS Tambahkan Layanan Cuci Darah

- 1 Agustus 2019, 05:26 WIB
CUCI darah/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) menambahkan layanan untuk hemodialisis (penderita gagal ginjal memerlukan cuci darah). Penderita penyakit tersebut harus diberikan pelayanan yang khusus. 

Memulai pelayanan tersebut BPJS berkerja sama Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tersebut dengan Hemolife Klinik Hemodialisis untuk melayani pasien di wilayah Bandung.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung M. Cucu Zakaria mengatakan, mulai 1 Agustus ini penderita hemodialisis yang mendapatkan layanan JKN bisa berobat di klinik tersebut.

"Pelayanan yang diberikan pun dipastikan sama dengan pasien jalur mandiri. Mekanismenya juga sama," kata Cucu saat melakukan kerja sama dengan Hemolife klinik Hemodialisis, Rabu,31 Juli 2019. 

loading...

Cucu menuturkan, kerja sama terkait pelayanan hemodialisa ini merupakan yang kedua di wilayah Bandung Raya. Perluasan layanan ini sangat diperlukan mengingat jumlah penderita hemodialisis yang jumlahnya terus bertambah.

Berdasarkan informasi yang diperolehnya, jumlah warga yang harus rutin melakukan cuci darah terus meningkat hingga 18 ribu setiap tahunnya. Terlebih, banyak penderita hemodialisis yang berasal dari kalangan kurang mampu.

"Cuci darah kalau enggak dibiayai BPJS, saya pernah dapat informasi sekitar Rp 800 ribu sampai Rp1,5 juta sekali cuci darah. Tergantung rumah sakitnya," kata dia.

Meski dipastikan akan menyedot biaya yang besar, dia memastikan hal ini bukan persoalan bagi BPJS Kesehatan. Lanjut dia tujuannya agar semakin banyak pelayanan kesehatan yang bisa diberikan.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X