Jumat, 28 Februari 2020

Kekeringan Melanda 6 Kecamatan, BPBD Bandung Barat Tetapkan Status Siaga Darurat

- 30 Juli 2019, 22:51 WIB
FOTO ilustrasi kekeringan.*/ANTARA

NGAMPRAH, (PR).- Sejumlah desa di 6 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat dilanda kekeringan akibat kemarau. Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat akan menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan mulai 1 Agustus-31 Oktober 2019.

Kepala Pelaksana Harian BPBD KBB Duddy Prabowo menuturkan, penetapan status siaga tersebut berdasarkan hasil rapat koordinasi dengan BPBD provinsi serta surat edaran dari Badan Meteorologi dan Geofisika. "Selama status siaga tersebut, kami siapkan berbagai upaya bekerja sama dengan aparat kewilayahan dan instansi terkait untuk mengatasi kekeringan," ujarnya seusai rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah KBB di Ngamprah, Selasa, 30 Juli 2019.

Dia mengungkapkan, ada sejumlah desa di 6 kecamatan yang dilanda kekeringan, yakni Ngamprah, Parongpong, Cipongkor, Gununghalu, Cikalongwetan, dan Cililin. Kekeringan berdampak terhadap sulitnya masyarakat setempat untuk mendapatkan air bersih. 

Selama masa siaga darurat kekeringan nanti, pihaknya menyiapkan sejumlah petugas serta armada tangki air bersih. Di antaranya, 3 tangki dari pemerintah daerah, 2 tangki dari lembaga Aksi Cepat Tanggap, serta 1 tangki dari PMI. "Bantuan lainnya bisa diupayakan, seperti dari PDAM. Bantuan air bersih ini akan kami salurkan ke daerah-daerah yang membutuhkan," tuturnya.

Berdasarkan laporan BMKG, lanjut dia, puncak kemarau akan berlangsung pada Agustus-September. Untuk itu, pihaknya meminta agar aparat kewilayahan bersinergi untuk melaporkan kondisi daerahnya masing-masing.

Dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah daerah yang kekeringan saat ini masih lebih sedikit. Tahun lalu, tercatat kekeringan melanda 42 desa di 8 kecamatan dengan perincian 97 kejadian, 109 kerusakan, dan 250 warga yang terdampak. "Jika kekeringan tahun ini meluas, kami akan naikkan status siaga menjadi tanggap darurat. Tentu setelah naik status, penanganannya juga akan lebih ditingkatkan," kata Duddy.

Sementara itu, Manager Junior Humas dan Kesekretariatan PDAM Tirta Raharja Kabupaten Bandung Sri Hartati mengungkapkan, pihaknya siap berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah di setiap wilayah pelayanan untuk mengatasi kekeringan. Beberapa armada disiapkan untuk menyalurkan air bersih ke daerah-daerah yang dilanda kekeringan di wilayah Bandung Barat, Cimahi, dan Kabupaten Bandung.

"Sampai saat ini, baru ada permintaan dari BPBD Kabupaten Bandung. Tapi untuk daerah lainnya, kami siap jika memang dibutuhkan bantuan air bersih ini," tuturnya.***


Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X