Lima Jam, Arya Lalui Operasi Pembuangan Gelambir Lemak

- 25 Juli 2019, 06:35 WIB
ARYA Permana.*/ HUMAS RSHS

BANDUNG, (PR), - Arya Permana, anak obesitas berusia 13 tahun, telah melewati operasi pembuangan gelambir kulit setelah hampir lima jam ditangani enam dokter bedah plastik di RSUP dr Hasan Sadikin, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Rabu, 24 Juli 2019. Arya saat ini harus menjalani masa pemulihan sepekan hingga dua pekan hingga bisa pulang. 

"Sore ini Alhamdulillah telah kita lakukan operasi pengangkatan jaringan kulit dan yang bergelambir di kedua lengan dan tangan dari pasien Arya yang dimulai datang jam 7, kemudian kita lakukan pembuatan desain dan persiapan anestesi kira-kira selesai jam 9, lalu  kita lakukan operasi setengah 10 dan baru selesai jam 2 lewat seperempat. Jadi kurang lebih hampir 5 jam," kata dokter ketua tim bedah dr Hardisiswo Soedjana pada jumpa pers usai operasi. 

Diakui dia, dalam prosesnya, tim dokter melakukannya dengan penuh kehati-hatian. Meski yang operasi dilakukan pada gelambir lemak, tapi di bawah lemak itu terdapat organ-organ penting seperti saraf dan pembuluh darah.

"Jadi kita hati-hati sampai mencapai lapisan tertentu dimana kita bisa lakukan penarikan lemak dan kulit, yang selanjutnya yang berlebih dibuang kemudian dijahit," ujarnya.

Menurut dia, dari hasil operasi, kurang lebih hanya sekilo yang dibuang dari kedua lengan Arya. 

"Kapan boleh pulang? Kemarin saya bilang antara seminggu dua minggu, ya dua minggu lah setelah operasi. Jahitan dan luka semua sudah tertutup, tidak ada luka yang tersisa, baru boleh mandi dan lain-lain," katanya. 

Tahapan berikutnya, dilanjutkan dia, tiga bulan mendatang kemungkinan bisa lanjut pada tahapan kedua. Tetapi, tergantung situasi dan kondisi.

"Mudah-mudahan semua lancar, tiga bulan lah bisa dilakukan operasi kedua. Yang kedua juga cukup lama nih, karena rekonstruksi payudara itu butuh teknik yang lebih sulit," ucapnya. 

Body contouring

Dokter lain yang menangani Arya, Lisa Hasibuan, menambahkan bahwa operasi dilakukan bukan untuk mengurangi bobot Arya.

Halaman:

Editor: Endah Asih


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X