Minggu, 8 Desember 2019

Hari Kedua Uji Coba Trayek Citeureup-Cimindi, Penumpang Masih Sepi

- 23 Juli 2019, 14:11 WIB
HARI kedua uji coba trayek Citeureup-Cimindi, Selasa, 23 Juli 2019, penumpang angkutan kota masih sepi.*/RIRIN NUR FEBRIYANI/PR

CIMAHI, (PR).- Setelah uji coba jalur perlintasan, armada angkutan umum/kota (angkot) yang dilibatkan pada uji coba trayek baru Citeureup-Cimindi mulai beroperasi normal, Selasa, 23 Juli 2019. Namun, belum banyak masyarakat yang menaiki kendaraan tersebut.

Berdasarkan pantauan Pikiran Rakyat di lapangan, pada ruas jalan rute trayek tersebut jarang terlihat angkutan yang melintas. Sebagian terparkir di Terminal Citeureup maupun Terminal Cimindi.

Salah seorang pengemudi, Budi (35), mengatakan bahwa dirinya baru datang ke Terminal Citeureup sekitar pukul 7.30 WIB. "Saya terpaksa narik penumpang dulu pas pagi di trayek lama, antar anak-anak sekolah ataupun yang mau ke pasar," ujarnya.

Untuk meramaikan trayek baru tersebut, lanjut Budi, dibutuhkan sosialisasi oleh pemerintah. "Terutama ke sekolah, perumahan warga. Sosialisasikan kalau kita operasional sejak pagi, jadi penumpang juga banyak. Ramainya angkot kan hanya jam tertentu," katanya.

Menanggapi hal itu, Kasi Angkutan Dishub Kota Cimahi Ranto Sitanggang menyatakan, evaluasi hari pertama sebagai pengenalan jalur trayek baru angkot kepada masyarakat cukup efektif. "Sudah ada satu sampai dua penumpang. Hari ke 2 kami harap sudah bisa jalan pagi, tapi pengemudi masih gamang sehingga kemungkinan baru besok," ujarnya.

Diakui Ranto, pihaknya butuh meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. "Nanti kita pasang spanduk di lima titik, terutama depan sekolah, perumahan, kolam renang, hingga depan Pemkot Cimahi sebagai upaya sosialisasi uji coba trayek angkot baru tersebut," ucapnya.

Pada hari kedua, lanjut Ranto, gejolak dari jajaran ojeg pangkalan (opang) tidak lagi muncul. "Ada kesepakatan, mereka mempersilakan uji coba berlangsung dengan persyaratan. Tapi, kalau ada hadangan hingga aksi kekerasan akan diserahkan ke aparat berwajib," tutur Ranto.

Sebelumnya, sempat muncul reaksi dari jajaran pengemudi angkot jurusan Pesantren-Sarijadi yang bersinggungan dengan trayek Citeureup-Cimindi. "Saya turun langsung untuk menyelesaikan dengan komunikasi. Trayeknya bersinggungan, penumpang ke arah Sarijadi sudah sangat berkurang, kepengurusan juga tidak jelas. Mereka minta diperhatikan, kita lihat dulu hasil uji coba," katanya. 


Halaman:

Editor: Endah Asih

Tags

Komentar

Terkini

X