Senin, 16 Desember 2019

Gempa Kuat Sesar Lembang Mengintai Bandung

- 20 Juli 2019, 23:36 WIB
PAPAN informasi zona Sesar Lembang mulai dipasang di beberapa titik sebagai penanda lokasi Sesar Lembang. Salah satunya di Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung.*/JULIA ALAZKA/BBC NEWS INDONESIA

NGAMPRAH, (PR).- Teti Hadiyati terlihat antusias ketika memandu belasan orang warga Desa Lembang, Kabupaten Bandung, menyanyikan lagu.

Syair lagu itu terdengar, "Satu-satu, awas ada gempa. Dua-dua, lindungi kepala..."

"... Tiga-tiga, menuju titik kumpul. Satu, dua, tiga, selamat semuanya..." .

Teti adalah satu dari dua perempuan anggota relawan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang aktif menyosialisasikan kesiapsiagaan bencana gempa Sesar Lembang.

Di hadapan warga RW 10, Desa Lembang, akhir April lalu, Teti dan rekannya Ai Sukaesih, menyosialisasikan dan simulasi bencana gempa - termasuk menyanyikan lagu itu - guna mengantisipasi bencana gempa.

Mereka menyampaikan materi sosialisasi melalui paparan langsung, leaflet, buku panduan, serta - tentu saja - lagu.

Maklum saja, masyarakat desa itu tinggal dan beranak-pinak di kawasan berpotensi menimbulkan gempa berkekuatan kuat, karena dilalui sesar atau patahan yang diyakini aktif.

Warga terlihat antusias menyimak penjelasan Teti dan Ai Sukaesih, sesama relawan yang siang itu mengenakan kerudung oranye dan kaos hitam bertuliskan Avengers.

Avengers di sini bukanlah kelompok superhero asal Amerika, tapi komunitas relawan siaga bencana bentukan BNPB yang anggotanya adalah warga setempat.


Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X