Minggu, 15 Desember 2019

Ridwan Kamil Beri Solusi Pengelolaan Stadion GBLA

- 17 Juli 2019, 14:06 WIB
STADION GBLA di Gedebage, Kota Bandung/ARIF HIDAYAH/PR

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Provinsi Jawa Barat siap mengelola Stadion GBLA (Gelora Bandung Lautan Api) jika Pemerintah Kota Bandung berkenan menyerahkan pengelolaan aset tersebut kepada Pemprov Jawa Barat. Pernyataan itu muncul karena terbengkalainya Stadion GBLA

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, ketika dia menjabat sebagai wali kota Bandung, dia telah memproyeksikan pengelolaan Stadion GBLA untuk diambil alih PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB). Namun proses tersebut belum terlaksana karena dia sudah beralih posisi menjadi Gubenur.

"Sederhana, Stadion GBLA itu asetnya Pemkot. Dulu waktu saya wali kota, saya persiapkan untuk diambil alih Persib tapi (saya) keburu jadi Gubernur. Nah, proses itu, oleh Dispora Bandung, tidak bisa saya monitor per hari ini," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Rabu 17 Juli 2019.

Menurut Ridwan Kamil, jika Stadion GBLA terbengkalai, kemungkinan besar terjadi karena kurangnya anggaran. Dia siap menangani terbangkalainya Stadion GBLA jika Pemkot Bandung menyerahkan aset itu kepada Pemprov Jabar.

"Terkecuali, Pemkot mau menyerahkan aset ke Provinsi. Maka, bisa saya urus dengan dana Provinsi. Sudah biasa penyerahan (aset dari Pemkot ke Pemprov ). Kami sering menyerahkan aset pusat. Ssebaliknya, pusat juga menyerahkan aset ke daerah, sama-sama negara cuma beda saku. Saku pusat, saku provinsi, saku kota. Tiga-tiganya sama negara," kata dia.

"Kalau tidak sanggup (mengurus Stadion GBLA), serahkan ke Pemprov, nanti kami urus," ucap Ridwan Kamil.

Dia mengatakan, ekspetasinya terhadap Stadion GBLA adalah jangan diurus pemerintah. Pemerintah bukan operator, tetapi berperan sebagai regulator.

"Maka yang paling betul, GBLA itu diserahkan kepada pihak ketiga dan salah satu yang ideal itu Persib. Kalau itu dikelola Persib, selesai. Mereka nanti (skemanya) B to B (business to business). Bikin apa, terserah," kata dia.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X