Minggu, 15 Desember 2019

Peredaran 74 Narkoba Jenis Baru Diwaspadai BNN Jawa Barat

- 16 Juli 2019, 13:09 WIB
Narkoba/REUTERS

BANDUNG, (PR).- BNN (Badan Narkotika Nasional) Jawa Barat tengah mewaspadai peredaran narkoba jenis baru yang terindikasi akan masuk ke Indonesia. Saat ini, terdapat 74 narkoba jenis baru di Indonesia.

Kepala BNN Jawa Barat Brigjen Pol. Sufyan Syarif mengatakan, terdapat 800 jenis narkoba baru di dunia. Untuk itu, BNN Jawa Barat akan melakukan langkah preventif agar barang terlarang tersebut tidak masuk ke Jawa Barat. Hal itu disampaikan Sufyan dalam wawancara yang disiarkan Radio PRFM, Senin 15 Juli 2019.

Narkoba jenis baru itu, kata dia, berasal dari bahan kimia. Narkoba selalu berkembang berdasarkan kebutuhan pasar. Sindikat narkotika mempunyai laboratorium yang terus berevolusi menciptakan jenis baru.

"Mereka terus berevolusi menemukan jenis narkotika yang baru dengan efek berbeda," katanya.

Peredaran knarkoba di Indonesia berasal dari jaringan internasional. Narkoba yang beredar biasanya datang dari Tiongkok, India, Vietnam, dan negara-negara di Eropa. Narkoba masuk melalui daerah-daerah perbatasan seperti Aceh, Medan, dan Kalimantan. Modus penyebaran dan peredarannya dilakukan secara online.

"Dengan adanya teknologi, media sosial, pemesanan, peredaran, dan transaksi banyak menggunakan media online. Memang tidak mudah dilacak, tapi kami berusaha terus mendapatkan sindikasi melalui media online," katanya.

Di Jawa Barat, peredaran narkoba jenis baru terjadi di beberapa daerah. Paling banyak tersebar di Bandung, Bogor, Bekasi, dan Sukabumi.***



Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X