Sabtu, 7 Desember 2019

Bahar bin Smith Divonis 3 Tahun, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU

- 9 Juli 2019, 14:59 WIB
TERDAKWA kasus dugaan penganiayaan terhadap remaja, Bahar bin Smith, memegang bendera merah-putih seusai menjalani sidang putusan di gedung Arsip dan Perpustakaan, Bandung, Selasa 9 Juli 2019. Majelis hakim menjatuhkan hukuman 3 tahun penjara kepada Bahar bin Smith, denda Rp 50 juta dan subsider sebulan kurungan.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Terdakwa perkara penganiayaan dua remaja, Bahar bin Smith, divonis 3 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan masa tahanan oleh majelis hakim.

Majelis hakim memutuskan Bahar bin Smith terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan penganiayaan yang masuk dalam tindak pidana. Selain itu, perbuatan dia juga termasuk merampas kemerdekaan orang yang mengakibatkan luka berat serta kekerasan terhadap anak.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Habib Sayyid Bahar bin Smith dengan pidana penjara selama 3 tahun dan denda Rp 50 juta dan tetap berada dalam tahanan dengan ketentuan bila tidak dibayar diganti dengan pidana satu bulan," kata ketua majelis hakim Edison Muhamad dalam sidang vonis yang digelar Pengadilan Negeri Bandung di Gedung Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Jalan Seram, Kota Bandung, Selasa 9 Juli 2019 seperti dilaporkan Antara.

Bahar bin Smith dijerat sesuai dengan dakwaan primer yakni Pasal 333 ayat 2 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP dan dakwaan kedua primer Pasal 170 ayat 2 ke-2 KUHP dan dakwaan ketiga Pasal 80 ayat 2 juncto Pasal 76 C Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Hakim menyebut, hal yang memberatkan adalah Bahar bin Smith pernah dihukum, perbuatan dia mengakibatkan dua orang menjadi korban, serta merugikan nama dan santri di pesantren.

Sementara hal yang meringankan yakni Bahar bin Smith berperilaku sopan, terus terang dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya serta menyesal, adanya upaya perdamaian dengan korban, dan meminta maaf.

Dalam sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum menuntut Bahar bin Smith dengan hukuman 6 tahun penjara dan denda Rp 50 juta subsider 3 bulan karena diyakini bersalah dan terbukti telah menganiaya dua remaja sesuai dengan fakta-fakta persidangan.

Kasus penganiayaan oleh Bahar bin Smith tersebut menimpa dua remaja yaitu Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki. Penganiayaan dilakukan di pondok pesantren Tajul Alawiyyin milik Bahar bin Smith di kawasan Bogor pada Desember 2018.***



Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X