Selasa, 7 April 2020

Masyarakat Desa Neglasari Gelar Hajat Lembur

- 16 Juni 2019, 04:22 WIB
KETUA Tim Pancer DAS Citarum DPD KNPI Jawa Barat Erlan Suparlan.*/ENGKOS KOSASIH/GALAMEDIA

SOREANG, (PR).- Untuk melestarikan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal, Pancer DAS Citarum DPD KNPI Jawa Barat bekerja sama dengan pemerintah Desa Neglasari Kecamatan Majalaya Kabupaten Bandung akan melaksanakan "hajat lembur" dalam waktu dekat ini. Melalui kegiatan itu dapat mempertahankan kearifan lokal yang terancam dan tergerus oleh budaya modern saat ini. 

"Kita berharap generasi muda ke depan dapat mempertahankan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal," kata Ketua Tim Pancer DAS Citarum DPD KNPI Jawa Barat Erlan Suparlan kepada  wartawan Galamedia, Engkos Kosasih di Majalaya, Sabtu 15 Juni 2019.

Erlan mengatakan, mengadakan hajat lembur itu setelah dirinya bertemnu dengan Kepala Desa Neglasari Asep Zaenal Malik Ibrahim beberapa waktu lalu. Keduanya mengaku ada kekhawatiran pada zaman modern ini, generasi muda dapat menjauhkan dari nilai-nilai luhur sebagai mana para pendahulu orangtua lalu turut melestarikan kearifan lokall.

"Kehidupan para pemuda saat ini menjadi fase kehidupan yang berat," ungkapnya.

Adanya perubahan gaya hidup para pemuda saat ini, imbuh Erlan, bisa disebabkan karena pewarisan yang mengalami distorsi akibat lemahnya persiapan generasi muda menghadapi perubahan zaman. 

"Sadar akan kondisi tersebut, kami yang merupakan bagian dari unsur pemuda menggagas ide untuk membangkitkan kembali keberadaan nilai-nilai luhur yang selama ini kita ketahui mulai tidak lagi  terimplementasikan. Ide ini kami kemas secara massif menyesuaikan dengan tatanan kehidupan yang ada serta memerhatikan keselarasan dengan cara pandang masyarakat pada umumnya," ungkapnya.

Lebih lanjut Erlan mengatakan, hajat lembur ini bersamaan dengan menyambut hari jadi Desa Neglasari ke-13 tahun, karena ini dalam acaranya nanti pihak desa akan memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berjasa terhadap kemajuan desa.

"Pemerintah desa juga mengajak partisipasi kepada seluruh masyarakat agar mengambil bagian dari penyelenggaraan hajat lembur melalui kreasi seni, kuliner khas desa, tradisi mata pencaharian khas desa, pemeliharaan lingkungan hidup, helaran dan kreasi-kreasi unik lainnya," ajaknya.

Jantung kehidupan

Erlan mengatakan, secara khusus, bagaimana para pemuda menunjukan kemampuan melalui karya-karya inovatifnya serta menunjukan kepedulian terhadap lingkungan hidup. Harapan lainnya, masyarakat untuk memberikan perhatian pada kondisi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang menjadi jantung kehidupan desa. 

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X