Senin, 16 Desember 2019

Penyalahguna Dana Desa Akan Ditindak Tegas

- 10 Juni 2019, 22:10 WIB
ILUSTRASI dana desa.*/ DOK. PIKIRAN RAKYAT

SOREANG, (PR).- Inspektorat Kabupaten Bandung akan mulai bertindak tegas untuk setiap pelanggaran dalam penggunaan dana desa (DD) dan alokasi dana perimbangan desa (ADPD). Hal itu dilakukan karena inspektorat sudah dua tahun memberikan sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan intensif kepada aparat desa terkait penggunaan dan pelaporan DD dan ADPD.

Kepala Sub Bagian Evaluasi dan Pelaporan pada Inspektorat Kabupaten Bandung Mohammad Dani mengatakan, selama ini pihaknya sudah berupaya sangat keras agar aparat desa memahami regulasi penggunaan DD dan ADPD. "Kami sudah membina sebagai langkah preventif sebelum pemeriksaan dan tindakan," ujarnya saat ditemui Senin 10 Juni 2019.

Menurut Dani, pembinaan selama dua tahun berturut-turut tersebut sudah selayaknya membuat semua aparat terkait di desa paham regulasi serta menggunakan DD dan ADPD dengan berpedoman pada regulasi tersebut. Ia menilai tidak ada lagi alasan aparat desa tidak paham tentang aturan.

"Kami sudah memberikan pembinaan tak hanya kepada kepala desa tetapi pada bendahara, sekretaris, dan aparat desa lain. Narasumbernya kami datangkan dari aparat penegak hukum dan pihak terkait lain," kata Dani.

Oleh karena itu Dani berkomitmen bahwa mulai saat ini pemeriksaan dan tindakan tegas akan diterapkan kepada desa yang tak berpedoman pada regulasi dalam penggunaan DD dan ADPD.

Sementara itu terkait isu bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengendus penyalahgunaan dana desa di Kabupaten Bandung, Dani membantah keras isu tersebut. "Kemarin pemberitaan di beberapa media daring itu salah," ujarnya.

Dani menegaskan, dirinya hanya berbicara soal rencana pemeriksaan yang akan dilakukan oleh inspektorat ke desa-desa. Namun ia sama sekali tak pernah mengeluarkan keterangan terkait KPK.

"Pemeriksaan yang akan kami lakukan adalah pemeriksaan rutin, bukan insidentil karena ada kasus atau apapun. Pemeriksaan untuk penggunaan dana desa 2018 akan segera kami lakukan akhir Juni atau awal Juli 2019," tutur Dani.

Saat ini, kata Dani, inspektorat sendiri tengah melakukan pemeriksaan serupa ke setiap kecamatan dan kelurahan. "Sekarang kan di kelurahan juga ada anggaran yang disalurkan di bawah kecamatan. Setelah itu baru ke desa-desa," ujarnya.


Halaman:

Editor: ella yuniaperdani

Tags

Komentar

Terkini

X