Minggu, 31 Mei 2020

Disdukcapil Kabupaten Bandung Sempat Menunda Program KIA

- 24 Mei 2019, 21:27 WIB
KEPALA Seksi Identitas Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Asep Muhammad Yusuf menunjukan contoh Kartu Identitas Anak (KIA) yang sudah tercetak, Jumat 24 Mei 2019. Tahun ini, Pemkab Bandung menargetkan pencetakan 50.000 lembar KIA.*/HANDRI HANDRIANSYAH/PR

SOREANG, (PR).- Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Bandung hanya menargetkan perekaman data dan pencetakan Kartu Identitas Anak (KIA) sebanyak 50.000 lembar. Hal itu terkait fokus program tersebut baru dimulai pascapemilu pada pertengahan April 2019 lalu.

Kepala Seksi Identitas Kependudukan pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bandung Asep Muhammad Yusuf mengakui, pihaknya memang sedikit terlambat dalam pelaksanaan program KIA yang sedianya dilakukan sejak awal 2019. 

"Sebelumnya kami terpaksa menunda program KIA karena harus fokus pada pencetakan KTP elektronik guna memenuhi kebutuhan Daftar Pemilih Tetap (DPT) pemilu," ujarnya saat ditemui Jumat 24 Mei 2019.

Meskipun demikian, kata Asep, antusiasme masyarakat terhadap program KIA ternyata sangat besar. Hal itu ditunjukan dengan sudah tercetaknya sekitar 600 lembar KIA hingga saat ini.

"Melihat antusiasme seperti itu, kami akan meningkatkan target tahun depan sampai 220.000 lembar. Untuk KIA tidak khawatir kekurangan blanko karena penyediaannya dari APBD, bukan dari pusat," tutur Asep.

Asep menambahkan, perekaman data dan pencetakan KIA bisa dilakukan di Disdukcapil maupun di kantor kecamatan. Soalnya blanko pun sudah didistribusikan sampai ke kecamatan guna mempermudah akses bagi masyarakat.

Selama Ramadan, kata Asep, Disdukcapil juga membuka gerai layanan khusus dalam Bazar Ramadan di Lapangan Upakarti Pemkab Bandung. "Gerai di bazar beroperasi pagi hingga sekitar pukul 14.00 WIB," ujarnya.

Sama seperti di Disdukcapil dan kecamatan, di gerai tersebut pencetakan KIA pun instan. Dengan begitu masyarakat bisa datang dengan membawa persyaratan dan pulang langsung membawa KIA.

Terkait persyaratan, kata Asep, masyarakat hanya tinggal membawa KTP orang tua, kartu keluarga dan akta kelahiran anak mereka. Sementara untuk foto, hanya anak berusia lebih dari lima tahun yang diwajibkan.

Halaman:

Editor: anef


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X