Sabtu, 25 Januari 2020

Dua BUMN Bersinergi untuk Pengembangan Energi Tenaga Angin

- 23 Mei 2019, 16:10 WIB
ILUSTRASI Turbin Angin.*/CANVA

BANDUNG, (PR).- PT Indah Karya (Persero) dan PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) menjalin kerja sama dalam pengangkutan dan pengiriman Wind Energy Converter (WEC) dari  Port Emden, Jerman untuk pengembangan wind turbine (turbin angin) di Bondowoso, Jawa Timur.

Kedua direktur utama BUMN tersebut, yaitu Direktur utama PT.Indah Karya (Persero) Nel Adianto dan Moch. Yusuf Danadibrata Dirut PT.Varuna Tirta Prakasya (Persero) telah menandatangani nota kesepahaman bersama (Mou) kerja sama tersebut di kantor PT Indah Karya (Persero) di Jalan Golf Raya 2A, Kota Bandung, Rabu, 22 Mei 2019.

Untuk diketahui, PT Indah Karya (Persero) saat ini tengah mengembangkan energi baru terbarukan melalui wind turbine sebagai salah satu bidang bisnis mereka. Mereka akan menggunakan wind turbine di salah satu pabrik milik mereka yaitu industri plywood di Bondowoso, sekaligus sebagai pilot project pengembangan wind turbine.

Nel mengatakan, kerjasama yang mereka jalin ini salah satu bentuk sinergi BUMN, di mana perusahaannnya saat ini tengah mengembangkan wind turbine yang akan direalisasikan tahun ini di Indonesia khususnya di Bondowoso, di kawasan industri PT Indah Karya (Persero). 

Pihaknya menggandeng PT Varuna Tirta Prakasya (Persero) menjadi jasa pengangkutan pengiriman perangkat wind tubine dari Jerman. Pasalnya fisik wind turbine tersebut cukup besar dengan diameter propeller ± 60 meter sehingga memerlukan transportasi khusus.

"Kami produksi wind turbine kerja sama dengan Enercon di Jerman tapi dalam pengirimannya ke Indonesia tidak serta merta kami serahkan ke pihak asing melainkan kami gandeng BUMN dalam negeri sendiri. Bentuk kerjasamanya kemarin kita wujudkan karena di sana (Jerman) sudah mulai berproduksi sehingga September atau Oktober ini bisa mulai pengiriman, mudah-mudahan sesuai jadwal," ujar Nel di kantornya, Kamis, 23 Mei 2019.

Dikatakan Nel, durasi kerja sama yang mereka jalin dalam MoU tersebut selama satu tahun, tapi tidak menutup kemungkinan PT Varuna Tirta Prakasya  bisa mereka libatkan kembali dalam dua proyek wind turbine lainnya yang saat ini tengah PT Indah Karya (Persero) proses. Selain itu bisa jadi kerja sama dalam pengangkutan lainnya karena pihaknya tidak bergerak satu bidang bisnis saja.

"Selain Bondowoso kami berencana akan mengembangkan wind turbine di tempat lain yaitu di Banda Aceh dan kawasan wisata Mandalika, Lombok yang keduanya masih dalam proses penjajakan ( pra MoU ). Keduanya lagi proses dengan skala lebih besar karena kebutuhannya lebih besar," ucap dia.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X