Senin, 16 Desember 2019

Pembuat Klon Teh Gambung, Wenten Astika Meninggal Dunia

- 15 Mei 2019, 12:31 WIB
GEDE Putu Wenten Astika semasa hidup (kaos coklat).*/DOK PPTK GAMBUNG

BANDUNG, (PR).- Kalangan usaha teh nasional kehilangan salah seorang tokohnya, yaitu Dr Ir I Gede Putu (GP) Wenten Astika, pemulia teh Gambung, yang “melahirkan” klon Gambung meninggal dunia pada Selasa, 14 Mei 2019. I Gede Putu Wenten Astika adalah mantan Direktur Pusat Penelitian Teh dan Kina (PPTK) Gambung, yang menjabat pada tahun 2003-2004.

Informasi tersebut diberikan Direktur PPTK Gambung, Dr Dadan Rohdiana, di Bandung, Selasa 14 Mei 2019 malam dan Rabu 15 Mei 2019. Disebutkan, Gede Putu Wenten Astika, meninggal dunia di Rumah Sakit Al Islam Bandung pukul 16.53 WIB, dan rencananya akan dikemasi di Cikadut pada Kamis 16 Mei 2019 besok, dimana jenazah kini masih berada di Rumah Duka RS St Borromeus Jalan Surya Kencana 4 Bandung.

Disebutkan, GP Wenten Astika mulai menciptakan dan melansir klon teh Gambung pada tahun 1988, dengan varietas Gmb 1 s.d Gmb 5 (jenis assamica), kemudian dilanjutkan tahun 1998 dengan klon Gmb 6 s.d Gmb 11 (jenis assamica, serta tahun 2009 melansir GmbS 1 s.d GmbS 5 (sinensis). 
Diketahui, klon Gambung menjadi klon unggulan baru yang semakin banyak digunakan oleh sejumlah unit perkebunan teh maupun kebun rakyat. Biasanya, klon Gambung (Gmb) menggantikan klon-klon lama, yaitu TRI 2024 atau TRI 2025. 

Klon-klon Gambung mengambil nama dari Perkebunan Gambung, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung dimana lokasi PPTK berada.***



Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

X