Jumat, 3 April 2020

BBPOM Bandung Temukan Takjil Cincau Mengandung Boraks

- 9 Mei 2019, 22:14 WIB
PENJUAL takjil musiman.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung menemukan satu jenis takjil yang dijual mengandung boraks pada saat sidak di kawasan Dago, Kota Bandung, Kamis, 9 Mei 2019.

Kepala BBPOM Bandung, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa mengatakan telah melakukan pengujian zat berbahaya pada 25 jenis sampel makanan dan minuman pada saat sidak tersebut.

"Melalui uji cepat menggunakan mobil laboratorium kami temukan satu pedagang menggunakan boraks, produknya cincau," kata Gusti, seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Dia menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian identifikasi pengawasan pangan saat bulan Ramadan dan menjelang lebaran. Sebelumnya, kata dia, pihaknya telah melakukan kegiatan tersebut dari dua hari menjelang bulan Ramadhan.

"Tentu kami intensifkan jelang hari raya dan secara khusus kami mengawasi takjil dimana maraknya dijual menjelang buka puasa," kata dia.

loading...

Selain itu pihaknya telah mengeluarkan surat edaran terkait larangan untuk menjual produk yang menggunakan bahan berbahaya dan kadaluarsa.

"Termasuk parsel (jika memiliki bahan berbahaya) itu tidak boleh di edarkan," katanya.

Dengan temuan tersebut, dia berharap agar masyarakat lebih mencermati makanan atau jajanan dengan mengenali makanan yang memiliki warna yang mencolok dan kekenyalannya. Karena menurut dia, makanan tersebut rentan mengandung zat berbahaya.

"Misalnya bakso mudah rapuh itu lebih aman dan kalau sebaliknya, perlu di curigai penggunaan bahan tersebut," katanya.***

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X