Minggu, 15 Desember 2019

Longsor di Cililin Bandung Barat, Puluhan Warga Mengungsi

- 28 April 2019, 20:27 WIB
SEJUMLAH warga mengevakuasi barang-barang mereka dari rumah kontrakan yang terancam terdampak longsor di Cililin, Sabtu 27 April 2019.*/CECEP WIJAYA SARI/PR

NGAMPRAH, (PR).- Puluhan warga mengungsi akibat longsor yang terjadi di Desa Rancapanggung dan Cililin, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu 27 April 2019. Tidak ada korban jiwa, tetapi belasan rumah warga terancam dampak longsor.

Informasi yang dihimpun, longsor dari tebing setinggi 30 meter dengan panjang 200 meter itu terjadi di RT 4 RW 9, Desa Rancapanggung sekitar pukul 18.00. Longsor akibat hujan deras tersebut menimbun 1 unit sepeda motor dan beberapa ayam ternak.

Akibat kejadian itu, sedikitnya 40 warga mengungsi lantaran takut longsor susulan. Sementara rumah yang terancam dampak longsor secara langsung berjumlah 8 unit.

Selain itu, longsor juga terjadi di Kampung Jati Radio, Desa Cililin. Akibat kejadian ini, 12 warga mengungsi ke masjid sekitar serta 3 rumah terancam dampak longsor.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat, Duddy Prabowo mengungkapkan, pihaknya bersama petugas Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan aparat pemerintah desa setempat membantu mengevakuasi warga. "Pascalongsor, listrik juga sudah diputus PLN karena dikhawatirkan membahayakan warga," katanya.

Dia mengimbau agar warga tetap waspada mengingat curah hujan masih cukup tinggi. Soalnya, hujan deras kerap memicu longsor terutama di daerah pegunungan dengan kondisi tanah yang labil.

Menurut Duddy, pihaknya juga terus meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi dan melakukan penanganan darurat terkait dengan dampak berbagai bencana alam. "Kami bekerja sama dengan aparat pemerintah setempat dan instansi terkait untuk sigap menangani dampak bencana," katanya.

Sementara itu, Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat  tahun ini juga menyediakan sembilan ton beras untuk memenuhi kebutuhan logistik bagi para korban bencana alam. Logistik tersebut akan disalurkan bagi para korban yang sudah berada di pengungsian.

Dia menuturkan, pihaknya berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Barat untuk menyalurkan logistik tersebut. Selain beras, logistik lainnya seperti pakaian, selimut, dan makanan juga bisa disalurkan melalui Dinsos setelah diajukan ke pemerintah provinsi.


Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Tags

Komentar

Terkini

X