Minggu, 8 Desember 2019

Inggris Bantu Bandung Rancang Sistem Transportasi Publik Efektif

- 13 April 2019, 09:58 WIB
Trans Metro Bandung.*/DOK PR

BANDUNG, (PR).- Pemerintah Inggris berkomitmen untuk membantu Pemerintah Kota Bandung dalam membangun sistem transportasi publik. Dimulai dalam waktu dekat, Pemerintah Inggris membuat kajian mendalam terkait integrasi sistem transportasi publik jangka panjang Kota Bandung.

“Kami memiliki banyak pihak berpengalaman yang merancang sistem transportasi publik yang efektif. Kami terus mencari apa yang dibutuhkan dalam sistem transportasi publik di Kota Bandung, fokus di angkot, Trans Metro Bandung, meningkatkan layanan, kenyamanan, efisien, dan diharapkan juga bisa lebih ramah lingkungan, karena itu juga sangat penting,” tutur Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, di Bandung, Jumat, 12 April 2019.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kota Bandung memiliki target untuk meningkatkan penggunaan transportasi publik hingga 25% pada 2020. Kedubes Inggris memberikan bantuan dari sejumlah para ahli untuk mendukung pencapaian target itu.

Kondisi saat ini, kata Moazzam, Kota Bandung terhambat kemampuan pembiayaan dan keilmuan. Oleh karena itu, selain menyediakan paket pembiayaan, perusahaan Inggris Raya yang memiliki keahlian dalam proyek transportasi juga akan diajak bergabung untuk ikut membangun Bandung.

“Ini tentang ambisi dan komitmen untuk jangka panjang. Bandung itu memiliki potensi. Pembangunan sistem transportasi publik ini bukan hanya untuk tujuan 3-4 tahun ke depan, tetapi harus cukup memenuhi kebutuhan publik hingga 25-30 tahun mendatang,” ujarnya.

Dalam pembangunan sistem transportasi publik dan infrastrukturnya, pihaknya juga telah menyiapkan program Future Cities. Kedubes Inggris telah menempatkan satu perwakilan di Bandung yang fokus mendukung pembenahan sistem transportasi publik. Yang terdekat, mereka akan berkolaborasi bersama Dinas Perhubungan Kota Bandung untuk merancang sistem transportasi terpadu yang membenahi manajemen bus dan angkot, peningkatan kualitas pelayanan, hingga teknologi yang lebih ramah lingkungan.

“Tetapi tidak hanya bus, ada juga perencanaan sistem transportasi masa mendatang. Dalam beberapa waktu dekat kami akan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia. Nanti akan dilihat kebutuhan apa saja yang bisa dipenuhi Kedutaan Besar Inggris dan jejaring bisnis dari Inggris,” katanya.

Kolaborasi dengan PT KAI ini juga dinilai signifikan, karena banyak potensi meningkatkan layanan transportasi berbasis rel di Kota Bandung seperti membangun infrastruktur transportasi berbasis rel maupun revitalisasi jalur kereta api.


Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

X