Rabu, 26 Februari 2020

Farhan: Konservasi Kawasan Bandung Utara Kunci Permasalahan Banjir

- 5 April 2019, 13:14 WIB
SALAH satu proyek pembangunan di Kampung Cibengang, Desa Ciburial, Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, Selasa, 12 Februari 2019. Pemanfaatan ruang di Kawasan Bandung Utara yang tidak terkendali akan mengancam keberlangsungan fungsi konservasi kawasan sebagai daerah tangkapan air dan menimbulkan berbagai bencana alam. */ARMIN ABDUL JABBAR/PR

BANDUNG,(PR).- Bandung kembali banjir akibat luapan Sungai Citarum. Ketinggian banjir bervariasi, tetapi sebagian besar rumah terendam hingga lebih dari 1 meter. Akibatnya, ribuan warga kesulitan.

Politisi NasDem Muhammad Farhan pun fokus ingin menangani banjir yang kerap melanda Bandung. Farhan akan meminta perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperhatikan konservasi tanah resapan air di KBU (Kawasan Bandung Utara).

Menurut caleg NasDem DPR RI Dapil Jawa Barat I (Kota Bandung dan Kota Cimahi) itu, di sanalah hulu penyebab banjir menerjang Bandung.

"Saya lihat apakah saya di tempatkan di komisi yang tepat atau tidak yakni kalau tidak Komisi IV, ya Komisi V. Kalau saya ditempatkan di Komisi IV, maka saya akan meminta perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk memperhatikan konservasi tanah resapan air di KBU (kawasan Bandung Utara), karena eta biang kerok na ya," kata Farhan, Jumat, 5 April 2019.

Selain itu, rencana pengendalian banjir di Bandung Raya juga harus menjadi fokus. Provinsi yang bertanggung jawab dalam pembangunan infrastrukturnya. 

Farhan juga menyinggung peran lainnya dari anggota legislatif dalam menanggulangi banjir yaitu membangun jejaring penanggulangan bencana. 

“Penanggulangan korban bencana bersama dengan kementerian sosial atau dinas sosial serta Tagana," katanya.

Dihubungi terpisah, pakar Tata Ruang Kota Nirwono Joga melihat masalah banjir di kawasan Bandung Raya dapat diselesaikan jika ada koordinasi yang baik antara pemerintah kota/kabupaten, provinsi dan pemerintah pusat. Selama ini, lemahnya koordinasi dan saling melempar tanggungjawab membuat masalah banjir di Bandung tak pernah tuntas.

Menurut Nirwono, ada dua penyebab utama banjir di Bandung. Pertama, banjir kiriman dari daerah dataran tinggi seperti Bandung bagian utara.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X