Buruh Tetap Tolak UMP Meski MK Telah Keluarkan Putusan

- 25 November 2021, 20:30 WIB
Ilustrasi buruh pabrik.
Ilustrasi buruh pabrik. /Antara Foto/Fauzan

PIKIRAN RAKYAT - Ratusan massa yang tergabung dari beberapa organisasi serikat buruh berkumpul di Gedung Sate Bandung di Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada Kamis 25 November 2021. Mereka melakukan unjuk rasa terkait harapan mereka tentang kenaikan upah.

Hanya saja meski diikuti ribuan massa namun demonstrasi tersebut berjalan kondusif. Hal ini dipicu juga dengan keputusan MK yang akhirnya dianggap menguntungkan para buruh.

‎"Informasi dari kawan-kawan yang aksi di Mahkamah Konstitusi sudah ada putusan yang dikeluarkan. Memang secara tersurat kita belum mendapatkannya. Tetapi ada beberapa poin yang sudah kami dapatkan secara tersirat saja, ada yang pertama memang dinyatakan menang undang-undang itu bertentangan atau inkonstitusional sehingga harus dilakukan perbaikan selama dua tahun ke depan," ‎kata Ketua Pimpinan Daerah SPKEP SPSI Provinsi Jabar Agus Koswara, di lokasi.

Menurut Agus selama dua tahun ke depan ini dinyatakan undang-undang cipta kerja masih berlaku sampai dengan masa dua tahun 

Baca Juga: Jawa Barat Targetkan Angka Vaksinasi Covid-19 Capai 75 Persen di Akhir Desember 2021

"Namun apabila tidak dilaksanakan perbaikan maka dinyatakan inkonstitusional secara permanen, nah kondisi ini tentunya memengaruhi perjuangan kita hari ini yang masih terikat undang-undang tersebut," katanya.

Agus juga menambahkan ada keputusan lainnya yang tidak kalah penting. 

"Jadi satu poin lagi yang memang menegaskan bahwa tidak boleh mengeluarkan kebijakan atau aturan dari pelaksanaan cipta kerja itu sendiri," katanya.

Baca Juga: Yosep Suami Korban Subang Diperiksa di Polda Jabar

Hal ini lanjut Agus termasuk PP 36.

Halaman:

Editor: Abdul Muhaemin


Tags

Artikel Pilihan

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X