Senin, 20 Januari 2020

Warga Berswadaya Kembangkan Wisata Air Cikaro

- 26 Maret 2019, 07:27 WIB
FOTO ilustrasi wisata air.*/DOK. PR

Pihak pengelola wisata air baru menyediaan ban bekas, selain mempercantik bantaran sungai dengan cara membuat ban bekas yang menyerupai hewan bebek atau soang, ikan, dan jenis hewan lainnya. 

Pantauan di lokasi wisata air, sejumlah anak-anak terlihat bahagia ketika bisa kembali merasakan keindahan aliran Sungai Cikaro. Sebelumnya, aliran sungai tersebut tak bisa digunakan berenang karena banyak sampah dan kotor. Bahkan, banyak limbah rumah tangga yang dibuang ke sungai. 

Namun saat ini, pembuangan sampah dan limbah rumah tangga ke Sungai Cikaro mulai bisa diminimalisir, meski saat ini masih ada sampah streaform yang dibuang ke sungai. 
"Tetapi setidaknya dengan adanya aktivitas warga dan anak-anak di Sungai Cikaro dapat mencegah warga yang ada di hulu Sungai Cikaro tidak membuang sampah maupun limbah rumah tangga ke sungai tersebut," katanya. 

Ia juga mengaku bangga warga di Kampung Rancabali sudah sadar dan tidak membuang sampah serta limbah rumah tangga ke Sungai Cikaro. "Kita yang ada di muara Sungai Cikaro hanya terkena dampaknya, sementara yang membuang sampah ke sungai tersebut warga di luar RW 12.  Kita setiap minggu melaksanakan kerja bhakti membersihkan sampah untuk mengurangi risiko banjir kuapan Sungai Cikaro," ujarnya.

Nanang mengatakan, kawasan Kampung Rancabali merupakan kawasan rawan banjir deras, dan berbeda dengan banjir di Baleendah yang merupakan banjir genangan. "Yang jelas, apa yang kita lakukan untuk menumbuhkan kesadaran kepada warga tentang arti pentingnya melestarikan lingkungan," pungkasnya.***

Halaman:

Editor: anef

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X