Rabu, 19 Februari 2020

APK Bergambar Ajay Terpasang di Tiang Listrik Hingga Pepohonan Kota Cimahi

- 20 Maret 2019, 22:29 WIB
SEBUAH Alat Peraga Kampanye (APK) bergambar Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna terpasang di tiang listrik di ruas jalan Kota Cimahi seperti yang terlihat pada Rabu, 20 Maret 2019. Lokasi pemasangan APK perlu mengikuti aturan karena bila melanggar bisa dikenai sanksi.*/RIRIN NF/PR

CIMAHI, (PR).- Alat peraga kampanye (APK) bergambar Wali Kota Cimahi Ajay M. Priatna mendukung pasangan capres nomor urut 1 Joko Widodo-Ma'ruf Amin bertebaran di sejumlah ruas jalan di Kota Cimahi. Pemasangannya terlihat di tiang listrik hingga terpaku di pepohonan. 

Ketika dikonfirmasi, Ajay mengakui keberadaan APK bergambar dirinya tersebut. "Saya tahu ada APK tersebut karena memang sering lihat," ujarnya, Rabu, 20 Maret 2019.

Menurut Ajay, sebagai Ketua DPC PDIP Kota Cimahi pihaknya pasti mendukung capres Jokowi-Ma'ruf Amin. Namun, pemasangan APK tersebut banyak inisiatif dari kader PDIP Kota Cimahi. "Memang itu inisiatif dari teman-teman. Dari tulisan mengatasnamakan partai, bukan atas nama wali kota," katanya.

Soal pemasangan APK tersebut dia mengatakan tidak ikut mengatur. "Memasang di lokasi mana bukan saya yang atur. Nanti soal spanduk akan minta teman-teman partai untuk tidak dipasang di lokasi yang melanggar," tutur Ajay.

Dia mengklaim, dirinya bisa memilah tugas kepala daerah dan tugas partai. "Kegiatan saya lebih tinggi di porsi tugas wali kota, tahu soal batasan. Konsekuensi juga karena wali kota kan jabatan politis," ucapnya.

Apalagi, dia merasa selama menjabat walikota 1 tahun 4 bulan ini tidak lalai bertugas sebagai kepala daerah. "Tugas paling utama ya bagaimana mensejahterakan masyarakat Kota Cimahi, jadi mudah-mudahan makin banyak masyarakat yang tersentuh oleh program pemerintah. Ini tekad saya," kata Ajay.
 

Jusapuandi selaku Ketua Bawaslu Kota Cimahi, menilai, selama mengatas namakan sebagai ketua Parpol maka APK bergambar Ajay tersebut tidak masuk pelanggaran. "Namun yang menjadi persoalan adalah etika pemasangan APK yang dipasang tidak pada tempatnya," ujarnya.

Pemasangan APK di luar zona yang ditentukan KPU melanggar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 23 Tahun 2018 tentang Kampanye Pemilihan Umum. Termasuk, melanggar Perda Kota Cimahi tentang Ketertiban Umum. "Aturan secara tegas tidak membolehkan. Juga bisa menjadi preseden buruk kalau ada pelanggaran," katanya.

Halaman:

Editor: Eva Fahas

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X