Senin, 9 Desember 2019

Atasi Banjir, Kolam Retensi Harus Segera Dibangun di Gedebage

- 5 Maret 2019, 19:08 WIB
PENGENDARA sepeda motor berupaya mendorong sepeda motor miliknya saat terjebak banjir di Jalan Soekarno Hatta (Gede Bage), Kota Bandung, Selasa 5 Maret 2019. Kendati berbagai upaya dilakukan pemerintah Kota Bandung untuk menanggulangi banjir seperti upaya perbaikan drainase dan pengayaan tol air, namun debet air yang besar akibat curah hujan yang tinggi di kawasan KBU dan sekitarnya masih belum mampu mengatasi banjir di daerah tersebut.*/ADE MAMAD/PR

BANDUNG, (PR).- Penyelesaian banjir di sekitar persimpangan Gedebage, Jalan Rumah Sakit, dan Pasar Gedebage bergantung pada kehadiran kolam retensi. Banjir yang terjadi meskipun hujan lokal pada Selasa, 5 Maret 2019, ditimbulkan dari melonjaknya debit air kiriman dari kawasan Gunung Manglayang.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Bandung, Arif Prasetya mengatakan, petugas DPU telah melakukan penanganan saat banjir kemarin. Meski begitu, penanggulangan dan pengoperasian pompa tidak dapat menahan derasnya debit air.

“Penanganan normal semua, pompa kami normal. Ini karena kelebihan debit dari Gunung Manglayang. Mudah-mudahan di tahun ini kami bisa menangani dengan kolam retensi Gedebage,” ujar Arif, di Balai Kota Bandung, Selasa 5 Maret 2019.

Curah hujan tinggi di kawasan utara serta kurangnya daerah resapan membuat debit air yang menerjang daerah hilir bertambah. Ia menjelaskan, aliran air dari Gunung manglayang dilayani oleh Sungai Cinambo lama, dan saluran di Jalan rumah Sakit.

Sejak awal, kolam retensi yang akan dibangun di depan Pasar Gedebage akan difungsikan untuk menahan laju kiriman air dari utara. Akan tetapi, saat ini kebutuhan pembangunan kolam sudah mendesak.

“Mudah-mudahan kalau kolam retensi di Gedebage ini jadi, sekarang sudah masuk ke persiapan lelang, (banjir) ini kita bisa tahan. Keinginan kita bulan April sudah ada pemenang (lelang). Sekarang sudah berproses lelang di Balap. Kita terus berkomunikasi apa saja persyaratannya. PAGU di Rp 15 miliar. Tetapi kan itu ada tawar, ya,” ujarnya.

Luas kolam retensi Gedebage diperkirakan mencapai 3 ribu meter persegi. Kolam itu bisa menampung air hingga 9 ribu meter kubik. Saat musim kemarau, kolam retensi Gedebage dialihfungsikan menjadi lahan parkir dan fungsi publik lainnya.

“Insyaallah sekarang lagi admnistrasi. Kita sudah sampaikan yang akan kita lelangkan. Saya sudah didorong oleh pimpinan supaya cepat. Juni kemungkinan bisa mulai pengerjaan,” tuturnya.***



Editor: Gugum Rachmat Gumilar

Tags

Komentar

Terkini

X