Jumat, 5 Juni 2020

Penataan Wisata Pangalengan Harus Berbasis Konservasi

- 26 Februari 2019, 15:45 WIB
Pangalengan.*/ECEP SUKIRMAN/PR

SOREANG, (PR).- Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung memiliki potensi besar untuk dijadikan kawasan wisata alam dan agro. Namun sebagai daerah resapan air, penataan wisata di kawasan tersebut harus memperhatikan kaidah konservasi agar tidak berdampak bencana alam banjir dan longsor bagi warga sekitar dan warga lain di dataran yang lebih rendah.

Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Ahli Bupati Bandung Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Marlan Nirsyamsu seusai menerima tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Pasundan di Desa Warnasari, Kecamatan Pangalengan, Selasa, 26 Februari 2019.

"Kecamatan Pangalengan merupakan salah satu ikon pariwisata Kabupaten Bandung dan masih menyimpan sejumlah potensi tersembunyi,"  ujarnya.

Marlan menegaskan, potensi itu harus terus digali dan dikembangkan demi kesejahteraan masyarakat. Beberapa di antaranya adalah potensi pariwisata pertanian dan alam yang selama ini belum banyak dikenal.

"Sejauh ini yang eksis hanyalah objek-objek yang sudah sering dikunjungi, tetapi sebenarnya masih banyak potensi lain yang bisa digali. Peternakan sapi, perkebunan teh dan kopi, itu juga bisa jadi objek wisata menarik," tutur Marlan.

Meskipun demikian, Marlan tak menampik jika penggalian potensi tersebut harus dibarengi dengan kajian dan penataan yang berwawasan lingkungan. Jangan sampai pertanian dan wisata alam justru berimbas pada bencana alam.

Marlan mengakui bahwa pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Semua pihak termasuk akademisi dan masyarakat umum, dibutuhkan partisipasi aktifnya dalam mewujudkan wisata berwawasan lingkungan di Pangalengan.

Oleh karena itu, Marlan menyambut baik tim PPM Fisip Unpas yang mengabdikan ilmu mereka di Desa Warnasari dalam penggalian potensi agrowisata dan ekowisata Pangalengan.

"Saya harap selain membina masyarakat tentang cara mengembangkan objek wisata, mahasiswa dan dosen Unpas juga bisa mengedukasi mereka tentang penataan dan pengelolaan yang berwawasan lingkungan, karena saat ini kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi sangat besar,"  ucapnya.

Halaman:

Editor: Siska Nirmala


Tags

Komentar

Artikel Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X