Rabu, 11 Desember 2019

Suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah Dituntut 5 Tahun Penjara

- 20 Februari 2019, 13:45 WIB
WARGA binaan Lapas Sukamiskin yang juga terdakwa kasus suap kepada mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husen, Fahmi Darmawansyah menjalani sidang perdana di PN Bandung, Jawa Barat, Rabu, 12 Desember 2018. Dalam surat dakwaan yang dibacakan Jaksa dari KPK, Fahmi Darmawansyah memberikan mobil Double Cabin 4x4 merek Mitsubishi Triton, sejumlah barang-barang, dan uang Rp39,5 juta kepada Wahid Husein.*/ANTARA

BANDUNG, (PR).- Fahmi Darmawansyah, Suami artis Inneke Koesherawaty dituntut selama lima tahun penjara. Jaksa KPK menyatakan Fahmi telah terbukti menyuap Kalapas Sukamiskin Wahid Husen sehingga memuluskan dirinya pelesiran keluar lapas dan jual beli kamar lapas.

Fahmi dinyatakan bersalah sebagaimana diatur dalam pasal 5 ayat 1 Undang - Undang RI nomor 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP jo pasal 65 ayat 1 KUHP.

“Bahwa dakwaan primer telah dapat dibuktikan secara hukum. Menjatuh 5 tahun denda Rp200 juta subsider enam bulan,” ujar Jalsa Roy Riadi di Pengadilan Tipokor Bandung jalan LLRE Martadinata Kota Bandung Jawa Barat, Rabu, 20 Februari 2019.

Dalam pertimbangannya, untuk hal memberatkan terdakwa mengulangi perbuatannya telah melakukan tindak pidana suap. Sedangkan Hal meringankan, terdakwa memiliki tanggungan istri dan anak.

Jaksa Takdir Suhan menambahkan, tindak pidana suap Fahmi kepada mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein dapat dibuktikan dengan pembuktian dari keterangan saksi dan alat bukti percakapan.

“Telah dapat dibuktikan bahwa telah memberikan mobil kepada Kalapas Sukamiskin Wahid Husein dan telah diterima langsung oleh Wahid Husein. Dengan demikian telah terjadi pemberian melalui perantara, dalam persidangan dapat dibuktikan pula telah memberikan sepasang sepatu dan beberapa uang,” katanya.

Seperti diketahui, Suami selebritis Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah didakwa menyuap Wahid Husen agar dirinya mendapatkan fasilitas mewah kamar tahanan. Fahmi, merupakan narapidana yang menjalani masa hukuman di Sukamiskin atas kasus suap di Badan Keamanan Laut (Bakamla) selama 2 (dua) tahun 8 (delapan) bulan sejak bulan Juni 2017 berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negari Jakarta Pusat.

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kresno Antowibowo menjelaskan, Fahmi yang dibantu oleh terdakwa lainnya yaitu Andri Rahmat yang didakwa terpisah melakakuan tindak pidana suap untuk kebutuhan dirinya di Lapas sejak April sampai dengan Juli 2018.


Halaman:

Editor: Siska Nirmala

Tags

Komentar

Terkini

X