Senin, 17 Februari 2020

Polisi Tangkap 14 Warga Terkait Video Konvoi Sepeda Motor Bawa Senjata Tajam di Majalaya

- 17 Februari 2019, 17:43 WIB
Senjata tajam/DOK PR

SOREANG, (PR).- Jajaran Kepolisian Resor Bandung mengamankan 14 orang dalam video konvoi di Majalaya yang sempat viral sejak dua hari terakhir. Sesuai adegan dalam video tersebut, 4 orang di antara mereka mengakui membawa senjata tajam saat berkendara di atas sepeda motor.

Kapolres Bandung Ajun Komisaris Besar Indra Hermawan mengatakan, 14 orang tersebut diamankan lewat penggerebekan di sebuah rumah di Majalaya. "Tim gabungan Polres Bandung dan Polsek Majalaya melakukan penggerebekan pada Sabtu (16 Februari 2019) sekitar pukul 21.00 WIB," ujarnya di sela-sela acara Milenial Road Safety Festival di Stadion Si Jalak Harupat, Minggu 17 Februari 2019.

Menurut Indra, pihaknya kini masih mendalami motif orang-orang itu dalam merekam dan menyebarkan video ketika mereka tengah berkonvoi mengendarai bebera sepeda motor sambil mengacungkan senjata tajam. Apapun alasannya, Indra menegaskan bahwa video tersebut telah menimbulkan kepanikan dan rasa takut di masyarakat.

Seperti diketahui, video tersebut memang seolah memperlihatkan ke-14 orang tersebut akan menyerang kelompok lain. Beberapa di antara mereka yang dibonceng, terlihat membawa dan mengacungkan senjata tajam berukuran panjang ke arah orang yang merekam video tersebut.

Berawal dari pengeroyokan

Berdasarkan penyelidikan awal, Indra tak menampik jika motif orang-orang tersebut terkait dengan kejadian sebelumnya pada 12 Februari 2019. "Sebelumnya memang ada kejadian pemerasan dan pengeroyokan," ujarnya.

Indra menambahkan, kejadian tersebut mengakibatkan seorang korban mengalami luka dan saat ini tengah dirawat di RS Al Ihsan, Baleendah. Dari kejadian tersebut, Indra pun memastikan bahwa Polsek Majalaya sudah menangkap empat orang tersangka pelaku.

Di satu sisi, Indra membenarkan bahwa kemungkinan ke-14 orang yang membuat video tersebut adalah rekan korban. Dalam video berdurasi sekitar 30 detik tersebut, mereka hanya terlihat berjaga-jaga di lingkungannya sambil berkonvoi dengan sepeda motor.

Namun beberapa orang yang terlihat mengacungkan senjata tajam harus diakui membuat masyarakat khawatir karena berpikir seolah Majalaya tengah mencekam dengan tawuran antar berandalan bersepeda motor. Apalagi beberapa orang dalam video tersebut terlihat seperti dalam pengaruh minuman keras.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X