Senin, 20 Januari 2020

Cegah Banjir Susulan di Cilengkrang, Pemkab Bandung Siapkan Tanggul Permanen

- 11 Februari 2019, 17:44 WIB
WAKIL Bupati Bandung Gun Gun Gunawan saat mengunjungi lokasi banjir bandang di Perumahan Jati Endah Regency, Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, Senin 11 Februari 2019/HANDRI HANDRIANSYAH/PR

SOREANG, (PR).- Pemerintah Kabupaten Bandung sementara baru menutup bagian tanggul anak Sungai Cipanjalu yang jebol di kawasan Perumahan Jati Endah Regency, Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang. Namun rencananya Pemkab Bandung akan segera membangun atau melakukan perbaikan tanggul secara permanen.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan saat meninjau lokasi banjir bandang Cilengkrang, Senin 11 Februari 2019. "Untuk sementara dibangun bronjong atau penahan air non permanen, namun ke depan kami akan upayakan membangun tanggul permanen," ujarnya.

Tanggul permanen, kata Gun Gun, sangat mendesak mengingat kondisi cuaca ekstrem yang bisa berimbas pada banjir susulan dengan arus air yang sangat deras dan bisa merobohkan apa saja yang menghalangi jalannya. Hal itu sudah terbukti ketika benteng perumahan Jati Endah Regency pun jebol dan air menyapu belasan rumah warga.

Menurut Gun Gun, tanggul permanen nantinya harus dibangun menyeluruh, tidak hanya pada bagian yang jebol saja. Soalnya potensi bencana serupa juga bisa terjadi di bagian tanggul lain dan tetap mengancam warga.

Rencana itu, kata Gun Gun, juga akan dikoordinasikan dengan pengembang perumahan yang bersangkutan. Jangan sampai pemerintah menyalahi aturan dengan membangun atau memperbaiki aset yang statusnya masih milik pengembang dan belum diserahterimakan.

Di sisi lain, kejadian tersebut membuat Gun Gun berjanji untuk melakukan evaluasi terkait aturan tata ruang dan perizinan perumahan, terutama yang berpotensi bencana. Apalagi jika perumahan tersebut berlokasi di dekat sungai.

Menurut Gun Gun, pembangunan perumahan dalam kondisi saat ini tak hanya harus memperhatikan tata ruang wilayah secara umum. Namun secara khusus, daerah rawan atau berpotensi bencana jelas tak layak untuk dijadikan permumahan.

Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa Pemkab Bandung akan memperketat pemberian izin perumahan ke depan. Terlebih sejauh ini sudah banyak perumahan yang dilanda bencana alam termasuk angin puting beliung di Rancaekek Permai beberapa waktu lalu.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X