Minggu, 29 Maret 2020

Sidang Pengeroyokan Haringga Sirla, Jakmania Menangis dan Penjual Cuanki Pingsan

- 31 Januari 2019, 17:56 WIB
Pengadilan/DOK. PR

‎Setelah melaporkannya kepada polisi, ia kembali ke lokasi kejadian‎ dan melihat kondisi Haringga Sirla sudah mengenaskan. Dari kejadian pengeroyokan, ia hanya melihat Aditya.

"Ada luka berdarah di kepala dan ada kayu di anus. Setelah itu saya berusaha mencari identitas korban dan ternyata Haringga Sirla. Saya melaporkan kejadiannya ke teman-teman saya di Jakarta," katanya.

Ia mengatakan, situasi di lokasi kejadian begitu berkerumun. Menurut dia, massa mencapai angka ratusan. Saat itu, ia sama sekali tidak membawa atribut yang mengidentikkan keanggotannya sebagai suporter Persija.

"Tapi yang memukuli ada beberapa‎. Saya tidak bawa atribut," katanya.

Kesaksian penjual cuanki

Adang, dalam kesaksiannya mengatakan, kejadian itu berada di dekat gerobak cuankinya. Ia tidak bisa memastikan penyebab awal pengeroyokan. Ia juga membantah ada sweeping terhadap suporter Persija.

"Tidak ada sweeping tapi saat itu ada yang berteriak-teriak. Lalu saya lihat awalnya tiga orang yang memukuli, korban masuk ke tempat saya dan orang-orang langsung memukuli. Saya berusaha melerai tapi ‎tiak sanggup sampai akhirnya saya pingsan," katanya. 

loading...

Adang merupakan orangtua terdakwa‎ Budiman

Saksi Dede Supriadi asal Ciamis mengaku melihat kejadian. Ia spontan langsung berusaha melerai saat terjadi pengeroyokan.

"Saya lihat ada yang menjatuhkan batu ke kepala korban, darahnnya sampai menciprat. Saat itu, saya spontan langsung mendekat untuk melerai tapi tidak bisa karena kondisinya tidak memungkinkan. Apalagi, saat itu saya memakai atribut Persib," ujar dia.

Usai pemeriksaan saksi, sidang ditunda dan akan dilanjutkan kembali Kamis pekan depan dengan pemeriksaan saksi lainnya. Salah satunya, saksi yang meringankan terdakwa Joko Susilo.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X