Selasa, 7 April 2020

Sidang Pengeroyokan Haringga Sirla, Jakmania Menangis dan Penjual Cuanki Pingsan

- 31 Januari 2019, 17:56 WIB
Pengadilan/DOK. PR

BANDUNG, (PR).- Suporter Persija Febri Ramadhan (25) dan pedagang cuanki Adang (56) menjadi saksi dalam kasus pengeroyokan Haringga Sirla (23) hingga meninggal pada 23 September 2018 di area luar Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada hari pertandingan Persib.

Febri mengaku, saat itu dia sempat meneteskan air mata karena rekannya sesama Jakmania dianiaya. Sementara Adang pingsan saat melerai pengeroyokan.

Hal tersebut terungkap dalam sidang yang digelar di Ruang II Pengadilan Negeri Bandung Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Kamis 31 Januari 2019.

Selain Febri dan Adang, sidang juga menghadirkan saksi Dede Supriadi (35), suporter Persib asal Ciamis, dan Fitri (20), teman terdakwa Aditya.

Dalam sidang tersebut dihadirkan 7 terdakwa yakni Joko Susilo, Goni Abdurahman, Aditya, Dadang Supriatna, Budiman, Cepi, Aldiansyah.

Dalam kesaksiannya, Febri mengatakan pada hari pertandingan Persib berdarah itu, ia datang sendiri ke Stadion GBLA untuk menyaksikan laga persib vs Persija. Tiba-tiba saja ia mendengar keributan dan melihat terdakwa Aditya mengacungkan kartu keanggotaan suporter Persija dan membakarnya seraya berkata-kata kasar.

Saat kejadian, ia tidak tahu yang dikeroyok itu merupakan temannya sesama suporter Persija karena saat itu, ia datang sendiri.

Hanya, di lokasi kejadian, ia mendengar massa meneriaki Haringga Sirla sebagai suporter Persija. Ia melihat Haringga Sirla dianiaya dan tidak bisa berbuat banyak.

"Saya berdoa saja ketika melihat dia ‎dikeroyok. Saya sampai keluar air mata. Awalnya diam saja dan sempat mau membantu tapi mikir, itu konyol dan akhirnya saya cari polisi," ujar Febri.

Halaman:

Editor: Yusuf Wijanarko

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X