Rabu, 11 Desember 2019

Baru, Lembang Kini Punya Wisata Edukasi Burung Puyuh

- 17 Januari 2019, 20:59 WIB
WISATA edukasi burung puyuh di Lembang, Kabupaten Bandung Barat.* CECEP WIJAYA SARI/PR

TELUR puyuh kini tak hanya dilirik sebagai bahan makanan untuk berbagai kuliner. Namun, juga bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Sayangnya, belum banyak yang melihat peluang tersebut.

Hal itu melatarbelakangi pembukaan wisata baru di areal Tahu Susu Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Di areal ini, para pengunjung tak hanya bisa menyaksikan langsung panen telur puyuh, tetapi juga bisa mendapatkan wawasan mengenai bisnis telur puyuh.

"Wana wisata ini memang ditujukan untuk keluarga. Namun, kami juga melihat masyarakat yang menjelang pensiun tertarik untuk mencoba bisnis telur puyuh," ujar Nana Mulyana, pengelola Wisata Edukasi Burung Puyuh di Lembang, Kamis 17 Januari 2019.

Menurut dia, telur puyuh memiliki kandungan gizi yang tinggi, seperti kalsium dan protein jika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup. Telur puyuh juga memiliki berbagai khasiat untuk mengurangi risiko beberapa penyakit, seperti jantung, kanker, penuaan dini, bahkan bisa menambah stamina.

Diakui Nana, pemeliharaan burung puyuh harus dilakukan sebaik mungkin, seperti menjaganya dari cuaca dan kebisingan. "Sebab jika tidak, akan berdampak terhadap produksi telur puyuh. Jika terganggu, mereka tidak akan bertelur," katanya.

Dia mengungkapkan, peluang bisnis telur puyuh cukup menjanjikan karena banyak yang membutuhkan. Di tempat wisata tersebut, telur burung puyuh dijual seharga Rp 30.000/kg dengan isi sekitar 90 butir.

"Di sini, kami juga memberi bimbingan bagi siapa saja yang tertarik untuk menjalankan bisnis ini. Sejauh ini, banyak pekerja yang menjelang pensiun antusias bertanya-tanya mengenai hal ini," katanya.

Humas Tahu Susu Lembang, Intania Setiati mengungkapkan, saat ini wisata edukasi ini memiliki 5.000 burung puyuh, sebagian di antaranya bertelur setiap hari. Sejak dibuka beberapa pekan lalu, wisata ini cukup banyak mendapat kunjungan dari wisatawan.

Untuk memasuki wana wisata tersebut, pengunjung hanya perlu membayar tiket Rp 10.000. Mereka sudah bisa membawa pulang 5 butir telur puyuh baik mentah maupun matang.


Halaman:

Editor: Sanny Abraham

Tags

Komentar

Terkini

X