Sabtu, 18 Januari 2020

Pagu APBN untuk Jawa Barat Sekitar Rp 118,29 Triliun

- 20 Desember 2018, 19:58 WIB
null

BANDUNG, (PR).- Pemerintah pusat menggelontorkan dana Rp 118,29 triliun untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat, 27 kota dan kabupaten di Jabar serta satuan kerja kementerian yang ada di Jabar.

Gubernur Jawa Barat Mochamad Ridwan Kamil dengan didampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat, Yuniar Yanuar Rasyid telah melaksanakan penyerahan dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2019 dan dokumen pagu Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa di Aula Barat, Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Kamis 20 Desember 2018.

Pada  laporannya Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal  Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat, Yuniar Yanuar Rasyid menyampaikan bahwa pagu dana APBN yang disediakan untuk Jawa Barat seluruhnya adalah sebesar Rp 118,29 triliun yang terdiri dari alokasl untuk 1.171 satuan kerja Kementerian/Lembaga di Jawa Barat sebesar Rp 47.45 triliun serta Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa untuk provinsi dan 27 kabupaten/kota sebesar Rp 70,84 triliun. Besaran pagu lersebut meningkat dibanding tahun 2018, yaitu Rp 43,74 triliun (untuk Satuan Kerja  Kementenan/Lembaga) dan Rp 66,52 triliun (untuk Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa). 

Pemprov Jabar sendiri, mendapat alokasi Rp 15,907 triliunn yang mencakup dana bagi hasil pajak sebesar 1,847 triliun, dana bagi hasil sumber daya alam sebesar Rp 354,6 miliar, dana alokasi umum Rp 3,2 triliun, dana alokasi khusus fisik Rp 593,8 miliar, dana alokasi khusu nonfisik Rp 9,7 trilun dan dana insentif daerah Rp 42,5 miliar. 

Adapun tiga daerah yang mendapatkan porsi alokasi terbesar yaitu Kabupaten Bogor 3,6 triliun, Kabupaten Bandung Rp  3,5 triliun, dan Garut Rp  3,2 triliun.

“Agar kegiatan Iayanan umum pemerintahan dan pembangunan dapat segera berjalan mulai 1 Januan 2019, hari ini dilaksanakan penyerahan dokumen DIPA tahun 2019 dan dokumen pagu Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa diterima oleh para Kuasa Pengguna Anggaran Satuan Kerja Kementerian/Lembaga se Provinsi Jawa Barat serta para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Jawa Barat,” kata Yuniar.

Menurut dia, penyerahan lebih dini ini dimaksudkan agar dapat segera dilakukan segala persiapan dalam rangka mendorong dan mewujdukan pelaksanaan APBN yang semakin berkualitas. Serta bermanfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan seluruh rakyat. Hal ini sebagai bagian dari komitmen Kementerian Keuangan untuk ikut membangun negeri. 

Selanjutnya Yuniar Juga menyampaikan bahwa di tingkat nasional, arah postur APBN 2019 adalah untuk tetap menjaga momentum pertumbuhan ekonomi termasuk di antaranya menurunkan defisit anggaran dan defisit keseimbangan primer. 

Sementara itu, Ridwan mengatakan, anggaran transfer ke daerah melalui dau, dak, dbh dan dana desa tahun 2019, diarahkan untuk meningkatkan jumlah dan mutu layanan publik di daerah yaitu menciptakan kesempatan kerja, mengentaskan kemiskinan, mengurangi ketimpangan antar daerah, selain itu sebagaimana amanat bapak presiden, dana desa dapat  digunakan secara swakelola melalui program padat karya di setiap daerah.

Halaman:

Editor: Gita Pratiwi

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Jawa Barat Network

X