Beli Buku dengan Senyum, Program Literasi ala GIC

- 17 Desember 2018, 16:13 WIB
Gerakan literasi
Gerakan literasi

SETIAP Minggu pagi, warga Kota Bandung bergegas ke Jalan Dago Pakar untuk sekadar menikmati suasana Car Free Day (CFD). Ada yang berolahraga; jalan santai, bersepeda, kegiatan komunitas kreatif dan ada juga yang menjajakan jajanan.

Namun tak seperti biasanya, suasana CFD pada Minggu, 16 Desember 2018 terlihat ada yang berbeda. Dengan senyum dan keramahan, beberapa orang menyapa pengunjung yang melintas di depan booth mereka. "Assalamualaikum, Teteh dan Akang ayo kita sebarkan cinta," sambil menunjukkan buku-buku bertemakan Islam damai. 

Aktivitas tersebut dikoordinasi Eddy Aqdhiwijaya, ketua Gerakan Islam Cinta sekaligus penggagas Literasi Islam Cinta (LIC). Dengan dukungan penuh dari Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Gerakan Islam Cinta memproduksi 20 buku serial Gen Islam Cinta.

Menurut Eddy, generasi milenial memiliki semangat perubahan yang luar biasa. Lewat kegiatan ini, Gerakan Islam Cinta mengajak milenial Bandung untuk bersama-sama melakukan perubahan yang lebih baik dan bermanfaat.

"Jika generasi muda memiliki kemampuan literasi yang baik, maka tidak akan mudah tergoda dan terbujuk ideologi radikal dan ekstrem," tegas Eddy.

Kota Bandung menjadi kota ketiga yang dikunjungi oleh Gerakan Islam Cinta, setelah sebelumnya Kota Bukittinggi dan Yogyakarta. Lewat kegiatan ini, Gerakan Islam Cinta menyerukan cinta kasih dan kedamaian pada masyarakat.

Selain menyapa langsung masyarakat, kegiatan Roadshow Literasi Islam Cinta antara lain berisi acara Talk The Peace bersama Peace Generation, Sinergi Komunitas Pemuda dan Perdamaian Kota Bandung, juga diskusi buku "Beda-Beda Tetap Sama-Sama" karya Siti Aisah. Siti Aisah merupakan penulis milenial asal Garut. Juga kegiatan membentuk klub baca (reading club) bersama komunitas dan individu yang konsen pada perdamaian. Sementara jalan sehat dan bagi-bagi buku serial Islam Gen Islam Cinta di area CFD merupakan acara puncak. 

"Para milenial yang hari Minggu berolahraga dan berkreasi di area CFD mendapatkan buku-buku dari GIC, buku ini tidak gratis, milenial yang mau buku-buku ini harus membayarnya dengan senyuman, pay with your smile," Jelas Eddy

Roadshow Literasi Islam Cinta akan kembali diselenggarakan di Jakarta, kegiatan ini sebagai bentuk rangkaian milad Gerakan Islam Cinta ke-8 pada tanggal 20 Januari 2019 nanti. Gerakan Islam Cinta (GIC) dideklarasikan oleh lebih dari 40 Tokoh Muslim Indonesia di Jakarta. Pendiri GIC, Haidar Bagir mengatakan bahwa tujuan pendirian Gerakan Islam Cinta adalah untuk mengingatkan kaum muslim bahwa puncak keberagamaan adalah kepemilikan cinta kasih kepada sesama makhluk.***

Halaman:

Editor: Gugum Rachmat Gumilar


Tags

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X