Selasa, 2 Juni 2020

Masyarakat Jabar Dikenal Suka Piknik

- 1 November 2018, 06:41 WIB
Wawan Gunawan, Kepala Bidang Pemasaran Area I (Jawa) Kemenpar menyerahkan cinderamata kepada Kepala Dinas Pariwisata Jawa Barat, Ida Hernida, SH, M.Si, di Hotel Mercure.*

(PR).- Masyarakat Jawa Barat (Jabar) dikenal suka piknik. Bahkan perilaku itu kadang dilakukan secara rombongan. Melihat kondisi itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menganggap Jabar sebagai pasar yang potensial bagi daerah lain untuk menawarkan sejumlah destinasinya. Salah satu objek wisata yang ditawarkan kepada masyarakat Jabar, yakni Candi Borobudur, yang masuk 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP). Terkait dengan itu, Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenpar menggelar misi penjualan DPP Borobudur dengan memfasilitasi 10 industri pariwisata (travel agent, tour operator, hotel, resort, homestay, dan desa wisata) dari Jogjakarta dan Jawa Tengah sebagai sellers untuk bertemu bisnis dalam table top dengan sekitar 50 industri pariwisata Prov. Jawa Barat sebagai buyers, di Hotel Mercure Bandung, Kamis 1 November 2018. “Kegiatan misi penjualan ini sebagai upaya mendorong peningkatan kunjungan wisnus melalui penjualan paket-paket wisata ke Borobudur yang tahun ini mentargetkan 4,3 juta wisnus dan akan meningkat menjadi 5 juta wisnus pada tahun depan,” kata Wawan Gunawan, Kepala Bidang Pemasaran Area I (Jawa) Kemenpar usai membuka acara tersebut. Wawan menjelaskan, dipilihnya Bandung sebagai tempat untuk memasarkan paket wisata Borobudur dengan mempertimbangkan kemudahan unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) utamanya konektivitas penerbangan langsung dari Bandung ke Semarang, Jawa Tengah maupun ke Yogyakarta. Penerbangan dari Bandung ke Semarang tercatat sebanyak 4 penerbangan per hari dengan maskapai Nam Air, Lion dan Wing Air, sedangkan ke Yogyakarta 2 kali penerbangan dengan Lion dan Wing Air. “Kegiatan misi penjualan ini sebagai bagian dari strategi memasaran 10 DPP dengan pendekatan DOT (Destination, Origination, dan Time),” kata Wawan seraya mengatakan, 10 DPP tersebut yakni; Danau Toba; Tanjung Kelayang; Kepulauan Seribu; Tanjung Lesung; Borobudur, Bromo Tengger Semeru; Morotai; Wakatobi; Labuan Bajo; dan Mandalika. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Jawa Barat, Ida Hernida, SH, M.Si mengharapkan, Kemenpar bisa meningkatkan promosi objek wisata yang ada di Jawa Barat. Walau selama ini, objek wisata Jabar belum ada yang masuk DPP, namun Jabar justru penyumbang terbesar ke Kemenpar. Pergerakan wisatawan nusantara di Jabar kini sudah mencapai 55 juta orang. "Nomor satu memang masih Pangandaran, sebagai destinasi yang paling banyak dikunjungi. Bisa dalam satu long week end, pengunjung ke Pangandaran mencapai 600 ribu orang. Kita akan genjot wisata lainnya seperti di wilayah Pantura yang dikenal dengan kulinernya dan wilayah Pakuan yang menawarkan alam pegunungannya," tutur Ida.***

Editor: Anwar Effendi


Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X