Selasa, 25 Februari 2020

Hari Bahasa, Siswa Pusdikpengilum Kodiklat TNI AD Tampilkan Kolaborasi Karya Seni

- 27 Oktober 2018, 13:41 WIB
SISWA Pusdikpengmilum Kodiklat TNI AD menggelar unjuk kreatifitas pada Hari Bahasa yang digelar di aula Pusdikpengmilum Jalan Gatot Subroto Kota Cimahi, Sabtu 27 Oktober 2018.

CIMAHI, (PR).- Siswa Pusdikpengmilum Kodiklat TNI AD menggelar unjuk kreatifitas pada Hari Bahasa yang digelar di aula Pusdikpengmilum Jalan Gatot Subroto Kota Cimahi, Sabtu 27 Oktober 2018. Kegiatan dilakukan untuk memperkenalkan berbagai budaya dan tradisi negara lain sekaligus sarana interaksi dan praktik bahasa asing yang dipelajari.

Kegiatan pendidikan bahasa asing berlangsung untuk Bahasa Jerman, Bahasa Mandarin, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris. Bahasa asing tersebut diyakini banyak digunakan dalam berbagai kegiatan tugas kemiliteran maupun kegiatan lainnya.

Pada pelaksanaan Hari Bahasa, para siswa didik menampilkan kolaborasi kreasi karya seni musik, drama, dan lainnya lengkap dengan kostum dan bahasa asing yang digunakan. Mereka juga membuat stand dengan menyediakan makanan serta pernak-pernik khas negara tersebut.

Mewakili Komandan Pusdikpengmilum Kol. Inf. Agus Gunawan, Wadanpusdikpengmilum Letkol Inf. Drs. Sugiharto mengatakan, bahasa ibarat kunci dalam kehidupan bermasyarakat, terlebih pada era globalisasi dibutuhkan untuk berinteraksi hingga transfer ilmu. Melalui bahasa, juga bisa mengenal budaya dan tradisi suatu bangsa.

"Mengenal bahasa berarti kita dituntut untuk mengenal budayanya. Melalui media Hari Bahasa ini para peserta didik diharapkan dapat mendalami dan memperoleh pengalaman bermanfaat bagi pengembangan keterampilan bahasa asing yang dimiliki masing-masing," ujarnya.

Pendidikan bahasa asing digelar setiap tahun dengan interval waktu belajar 3-5 bulan, khusus untuk bahasa Inggris digelar 2 kali dalam setahun. Tiap kelas hanya menerima 12-15 siswa dengan 1 guru pengajar. Hal itu agar bisa fokus dalam belajar, mudah menangkap materi ajar dan berinteraksi.

Para peserta didik berasal dari berbagai satuan TNI AD melalui tes penjaringan. Tiap satuan membutuhkan personil yang cakap berbahasa asing, mereka juga harus punya minat belajar bahasa asing. 

"Nanti mereka akan kembali ke satuan, siswa ini bisa dikirim tugas belajar ke luar negeri sesuai kompetensi bahasa asingnya. Disamping bisa menjadi guru militer juga untuk angkatan siswa berikutnya," ungkapnya.

Pihaknya mengapresiasi berbagai ide dan kreatifitas peserta didik dalam kegiatan Hari Bahasa tersebut. Hal itu dilakukan ditengah kesibukan belajar bahasa asing yang sudah digelar.

Halaman:

Editor: Ririn Nur Febriani

Tags

Komentar

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network

X