Saung Angklung Udjo, Selamatkan Warisan Udjo Ngalagena

- 22 Oktober 2018, 09:23 WIB

Nama Saung Angklung Udjo pun terus melejit. Berbagai pertunjukan digelar di dalam dan luar negeri. Panggung utama di Padasuka juga tak pernah sepi dari pertunjukan saban hari.

Friksi

Belakangan, perusahaan yang dikelola keluarga Udjo itu ternyata didera persoalan. Konflik internal terjadi dan melibatkan ­sejumlah anggota keluarga.

Persoalan itu menyangkut ­sejumlah hal, mulai dari hak waris, hak atas perusahaan, pengelolaan keuangan, aset, hingga berbagai aspek yang berkaitan de­ngan ope­rasional perusahaan.

Friksi itu tersebar di tengah masyarakat umum, terutama di ­media sosial. Daeng Oktoviandi yang lebih dikenal de­ngan Daeng Udjo, anak kedelapan pasangan ­Udjo-Uum, menulis berbagai kekecewaannya di dinding akun Facebook milik­nya.

Taufik Hidayat Udjo, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Utama PT Saung Ang­klung Udjo, mengakui bahwa tiap-tiap anggota keluarga memiliki hak atas waris sekaligus operasional perusaha­an. Oleh karena itu, menjadi hal yang wajar jika tuntutan atas hak itu mengemuka.

”Bagaimanapun juga, itu hak beliau. Beliau punya (hak) waris di situ. Jadi, menurut saya, memang harus beliau mengambil hak,” ujar Taufik, anak kesembilan Udjo-Uum itu di Pikiran Rakyat, Rabu 17 Oktober 2018. Pernyataannya menyanggah tuduhan sang kakak, Daeng.

Hanya, di sisi lain, dia menuturkan bahwa hingga kini belum ada titik temu antara sejumlah pihak yang terlibat, baik dari waktu, ­pola penyelesaian hak, maupun angka yang harus disiapkan.

”Menurut saya, terlalu banyak yang dipermasalahkan dan sulit untuk mengikuti keinginannya. Kita terus terang saja, jadi serbasalah. Mau memberi tuntut­an tidak mampu (karena memang) secara finansial tidak punya (uang). Tidak dikasih juga, itu haknya,” katanya.

Persoalan yang dimaksud tidak sekadar memenuhi hak, tetapi juga tetap menjaga ope­rasional perusahaan sekaligus hajat hidup orang-orang yang terlibat di dalamnya.

Halaman:

Editor: Joko Pambudi


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Pikiran Rakyat Media Network